Kamis, 07 Maret 2019 - 01:55:12 WIB

Songsong Re-Akreditasi 19 Prodi

UIR Lokakaryakan Laporan Evaluasi Diri

Riaupunya.com -- Menyusul terbitnya kebijakan Pemerintah atas instrumen akreditasi program studi, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Islam Riau (LPM UIR) menggelar Lokakarya Penyusunan Laporan Evaluasi Diri dan Laporan Kinerja Program Studi Dalam Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0.

Kegiatan yang dibuka Rektor Prof Dr H Syafrinaldi di Auditorium Gedung Rektorat UIR Pekanbaru, Rabu siang 6 Maret 2019 ini, menghadirkan pembicara Prof Dr Ir Johny Wayuadi M Soedarsono, DEA. Johny adalah Tim Penyusun Instrumen BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Kepala LPM UIR Dr Ir Agusnimar menyebutkan, lokakarya ini penting karena 19 dari 42 program studi di Universitas Islam Riau akan mengikuti re-akreditasi di tahun 2019, dan sisanya di tahun 2020. BAN-PT menempatkan evaluasi diri sebagai satu aspek dalam keseluruhan daur akreditasi. Dan, ini penting sebagai salah satu langkah yang mendahului pemberian informasi akreditasi program studi.

''Lokakarya yang diikuti seluruh stakeholder prodi dan fakultas ini diharapkan mampu memberi pemahaman bagaimana cara menggunakan instrumen baru supaya hasil akreditasi dapat diraih secara maksimal,'' kata Agusnimar.

Ditambahkan, mengapa mahasiswa baru berbondong-bondong masuk ke UIR? Itu karena akreditasi prodinya yang baik. Beberapa diantaranya sudah mencapai unggul. Masyarakat juga sudah sadar, akreditasi menjadi penentu apakah mereka mau mengkuliahkan anaknya ke universitas berakreditasi unggul atau tidak. ''Kalau akreditasi prodi kita rendah mereka spontan mengucapkan sayonara. Begitu sebaliknya,'' tangkas Agusnimar.

Karenanya tak ada cara lain. Bila UIR ingin tetap diminati masyarakat kita harus meningkatkan akreditasi di masing-masing prodi.''Setiap prodi diharapkan menyusun laporan evaluasi diri secara mandiri walaupun universitas memiliki tim task force. Kinerja tim sangat terbatas sementara prodi yang harus didampingi sangat banyak jumlahnya. Itu sebabnya kita laksanakan lokakarya supaya laporan evaluasi tersusun tepat waktu,'' tegas Agusnimar.

Rektor UIR Syafrinaldi menyambut baik acara ini. Ia menyebut, lokakarya ini sangat penting setelah Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru pengisian borang menjadi pengisian laporan evaluasi diri. ''Mari kita siapkan diri sebaik mungkin supaya hasil akreditasi prodi dapat dicapai maksimal. Harapan kita, dengan sembilan kriteria pada kebijakan baru laporan evaluasi diri membuat kita makin bersemangat. Target akreditasi unggul lebih banyak lagi,'' ungkap Rektor.

Unggul bukan saja lengket pada Visi UIR 2020 yang tinggal sembilan bulan lagi. Tapi juga unggul di akreditasi program studi. ''Kalau kita berhasil insha Allah UIR Unggul dan Terkemuka di Asia Tenggara akan terwujud,'' imbuh guru besar HAKI ini. (rls)

Berita terkini

Rektor: UKM Bagian dari Pembentukan Mahasiswa Umri Hebat

Jumat, 06 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Miliki Fakultas Keperawatan

Kamis, 05 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Dari Outbond SD IT Azzuhra Cipta Karya

Kamis, 05 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

1.549 Mahasiswa UIR Diwisuda Besok

Jumat, 29 September 2017 - 00:00:00 WIB

Tingkat Mutu, Universitas Islam Riau Perkuat Auditor Internal

Senin, 18 September 2017 - 00:00:00 WIB

Sambut Mahasiswa Baru, Mapala Umri Lakukan hal ini

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

Mastama Umri Berakhir

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

ST2P Mulai Perkuliahan di Kampus Techno Park Langgam

Kamis, 07 September 2017 - 00:00:00 WIB

Kopertis Wilayah X Nilai UIR Sebagai Universitas yang Sehat

Rabu, 06 September 2017 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Umri Harus Siap Menghadapi Tantangan

Rabu, 06 September 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Madrasah di Rohil Ikuti Diklat

Jumat, 25 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+