Rabu, 30 Januari 2019 - 12:45:41 WIB

Terima Beasiswa dari RAAP, Anak Petani Karet ini Dapat Kuliah di Unri

Barlian Syaidi

Riaupunya.com -- Putus asa karena terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi sempat menjadi perasaan pahit yang harus dirasakan oleh seorang anak petani karet dari Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, bernama Barlian Syaidi.

Namun, takdir berkata lain. Kini, Barlian yang merupakan sulung dari tiga bersaudara tersebut sudah terbebas dari rasa putus asanya. Sebab, ia berhasil mendapatkan full scholarship dari beasiswa RAPP.

Statusnya kini tercatat sebagai mahasiswa semester dua prodi vokasi Teknologi Pulp dan Kertas jurusan Teknik Kimia Universitas Riau (Unri).

Selama menuntut ilmu di bangku perkuliahan tersebut, semua kebutuhan Barlian sepenuhnya ditanggung oleh beasiswa dari RAPP tersebut. Mulai dari biaya uang kuliah per semesternya sebesar Rp4,5 juta, uang saku per bulan Rp1,5 juta dan biaya tempat tinggal.

Dengan beasiswa itu, Barlian sudah merasa tercukupi dan tidak perlu membebani ibunya. Apa lagi kini tinggal ibunya saja yang menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi ia bersama dua adiknya setelah ayahnya meninggal.

"Saya pernah ikut seleksi beasiswa IPB dan beasiswa RAPP. Yang di IPB tidak lulus, sementara di RAPP belum ada kabar waktu itu. Saya putus asa, karena kalau tidak dapat beasiswa, saya terpaksa kerja dulu. Kalau ada rejeki baru kuliah," cerita Barlian di Pekanbaru, Selasa 29 Janauri 2019.

Makanya, ia sangat bersyukur ketika mendapat telepon dari RAPP yang menyatakan bahwa ia lulus full scholarship dan akan dibiayai selama enam semester penuh.

"Saya sempat putus harapan juga karena tidak ada kabar. Apa lagi pihak RAPP baru memberitahu kelulusan saya ini, saat teman-teman saya di kampus lain sudah mulai masuk. Intinya Alhamdulillah," terangnya.

Kisah keberhasilannya meraih beasiswa RAPP ini pun menarik perhatian adik-adik kelasnya dan masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, mereka bertanya-tanya mengenai bagaimana pendaftaran dan tahapan seleksi beasiswa tersebut.

"Banyak yang nanya, kok bisa lulus beasiswa RAPP. Saya bilang kepada mereka, saya ikut tes. Ada empat tahapan mulai tes psikologi, akademik, interview, MCU yang harus saya lalui. Saya murni ikut tes dan tidak memiliki keluarga yang bekerja di RAPP maupun orang dalam," tegas alumnus SMAN 1 Kampar Kiri ini.

Pemuda yang sebelumnya bercita-cita ingin bekerja di dinas kehutanan dan WWF ini pun berharap kisahnya dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya.

"Pesan saya kepada adik-adik, khususnya yang di Kampar, rajin lah belajar dan manfaatkan tawaran beasiswa yang ada," pungkasnya. (mcr)

Berita terkini

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI : Mahasiswa Jangan Takut Melapor Mal administrasi

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIN Suska : Jadikan Buku Teman Sejati

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB
LLDIKTI EA 2018

217 Peserta Bersaing Rebut 101 Juta Rupiah

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Kinerja BLU Dorong Value for Money Sumber Daya Pembangunan

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Tutup Peksimida Riau 2018

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Guru SMK Ikuti Pelatihan Belajar Online dari Dosen Umri

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Badan Hukum dan Etika Unilak Studi Banding Ke Unisba

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Duaribuan Mahasiswa Baru Unilak akan mengikuti Pamaba

Kamis, 06 September 2018 - 00:00:00 WIB
Peksimida Riau 2018

Lomba Bakat Seni Diselenggarakan di FKIP UIR

Kamis, 06 September 2018 - 00:00:00 WIB

Sandiaga Uno Beri Kuliah Umum Dihadapan 7.000 Mahasiswa UIR

Selasa, 04 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial