Kamis, 24 Januari 2019 - 11:58:36 WIB

Rektor UIR Apresiasi Diskusi Publik KPK

Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi MCL saat menyampaikan sambutan

Riaupunya.com - Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yag memiliki sumberdaya alam sangat besar, dan selama ini turut menjadi Provinsi penyangga ekonomian nasional. Ada semboyan yang terkenal di negeri ini, yakni di atas minyak dan di bawah minyak. Sayangnya kekayaan alam Riau belum mampu memberi kesejahteraan kepada masyarakatnya.

''Masih banyak penduduk di Riau yang hidup di bawah garis kemiskinan. Lebih dari itu, provinsi ini pernah pula dikenal sebagai provinsi termiskin di Tanah Air. Ini sebuah ironi,'' kata Rektor Universitas Isalam Riau (UIR) Prof Dr Syafrinaldi MCL.

Hal itu disampaikan Rektor Syafrinaldi saat memberi sambutan pada kegiatan Diskusi Publik bertajuk, 'Korupsi di Sektor Sumberdaya Alam dan Urgensi Perubahan Undang Undang Pmberantasan Tindak Pidana Korupsi' yang berlangsung di Auditorium Gedung Rektorat Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru pada Kamis 24 Janauri 2019. Rektor pun mengapresiasi kegiatan tersebut.

Rektor melanjutkan, pengelolaan sumberdaya alam, menjadi perhatian serius kalangan penegak hukum termasuk dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Lembaga anti rasuah ini hampir setiap minggu melakukan OTT (operasi tangkap tangan) kepada siapapun yang bermain-main dengan pelanggaran hukum. Saking seringnya KPP meng-OTT, lembaga ini pun tak lagi menjadi komisi yang ditakuti.

''Membicarakan dua hal yakni korupsi disektor Sumberdaya alam dan urgensi perubahan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, Diskusi ini sangat penting," tegas Rektor.

Diskusi yang dimoderatori Ahlul Fadli dari Senerai Riau ini menghadirkan empat pembicara. Masing-masing Wakil Ketua KPK Alaxander Marwata, Guru Besar IPB Prof Dr Hariadi Kartodiharjo, Ahli Hukum Pidana UIR Dr Muhammad Nurul Huda, SH, MH dan Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau/Jikalahari Made Ali SH.

Selain dihadiri Dosen dan mahasiswa UIR, diskusi ini juga diikuti para penegak hukum seperti jaksa, polisi dan advokat. (rls)

Berita terkini

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+