Rabu, 16 Januari 2019 - 14:25:04 WIB

Lahirkan Enterpreneur di Kalangan Mahasiswa

Shoope Indonesia Gandeng Unilak

Riaupunya.com -- Untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa di era milenial dan revolusi industri 4.0, PT.Shoppe Indonesia mengadakan pelatihan bekerjasama dengan Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan Universitas Lancang Kuning (Unilak), di aula gedung rektorat, Selasa 15 Januari 2019.

Acara dibuka oleh Rektor Dr Hj Hasnati SH.MH, dihadiri oleh kepala P2K2 Hardi SE.MM, Raras, Senior University development program PT . Shoope Indonesia dan diikuti oleh 40 mahasiswa dari 9 Fakultas di Unilak.

Rektor Unilak dalam arahnya mengatakan, hilangkan rasa gengsi dan malu di kalangan mahasiswa dalam berwirausaha. Rektor berharap dari 40 peserta ini dapat lahir pengusaha muda, dan dari kegiatan ini mahasiswa dapat memotivasi diri untuk mengembangkan usaha dan semangat enterpreneur."minimal lahir 10 wirausaha muda di kalangan mahasiswa Unilak," harap Rektor.

Rektor menjelaskan, saat ini tuntutan masyarakat serba praktis, ini dapat dilihat pola belanja masyarakat yang beralih ke online, karena lebih cepat dan dengan mudah dapat dilihat melalui layar Hand Phon (HP). "Dengan pelatihan ini saya berharap mahasiswa yang ikut dapat terus meningakan kemampuanya dan berbisnis," pungkasnya

Sementara Kepala P2K2 Unilak Hardi MM, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Rektor yang telah mendukung dan memberikan arahan terhadap program program P2K2, ucapak yang sama ditujukan kepada PT shoope yang memberikan pelatihan kepada mahasiswa. P2K2 banyak memiliki program untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi mahasiswa Unilak, beberapa program yaitu program magang yang mengikutkan mahasiswa untuk bekerja di mitra usaha P2K2 dan mendapatkan gaji 1-2 juta rupiah, program ini dengan tujuan agar mahasiswa dapat belajar membangun usaha secara mandiri.

Kemudian program lainnya yaitu mengikut sertakan mahasiswa dalam kompetisi bisnis mahasiswa Indonesia karena para pemenang ini akan mendapatkan bantuan modal usaha 15-40 juta dari pemerintah maupun Ristek Dikti.

"Program-program seperti ini banyak diberikan baik untuk mahasiswa yang telah memiliki usaha maupun masih tahap perencanaan bisnis, tinggal bagaimana mana untuk mendapatkannya,"ujar Hardi. (rls)

Berita terkini

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Bengkalis Tidak Bisa Cabut Izin PT RRL, Ini Alasanya

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Gubri Jadi Korwil Sumatera

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Perusahaan Tidak Bayar Upah, Siap-Siap Diberikan Sangsi

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Pekanbaru Dapatkan Formula Penghematan PJU

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+