Senin, 17 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Mulai 1 Januari 2019

Seorang Calon Doktor Harus Memenuhi Dua Persyaratan ini

Riaupunya.com -- Terhitung Januari 2019, calon guru besar harus pernah mendapat hibah penelitian dari Dikti minimal Rp 100 juta, atau pernah membimbing disertasi mahasiswa doktoral (S3) disamping persyaratan lainnya.

Hal itu ditegaskan Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Prof Dr H Herri, SE, MBA, saat menyampaikan pokok fikirannya terkait layanan LLDIKTI dalam Rapat Koordinasi, Konsolidasi Program dan Dialog Peningkatan Layanan LLDIKTI Wilayah X dengan Anggota APTISI Wilayah X-B di Auditorium Gedung Rektorat Universitas Islam Riau Jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru, Senin 17 Desember 2018.

Menurut Herri, Dua persyaratan tersebut sebenarnya merupkan ketentuan lama. Namun belum diberlakukan oleh Pemerintah. Tapi terhitung 1 Januari 2019, Dikti telah memberlakukannya disamping persyaratan-persyaratan lain.

''Ini tidak berlaku bagi calon guru besar yang sedang dalam proses atau yang akan diajukan sebelum tanggal 31 Desember tahun ini. Jadi cepat-cepatlah Bapak dan Ibu yang persyaratannya sudah lengkap tapi belum diajukan,'' kata Herri sedikit bercanda.

Dikatakan, perguruan tinggi harus membuat program percepatan pengajuan guru besar agar kualitas lembaga pendidikan makin membaik. Saat ini, ujarnya, di LLDIKTI Wilayah X terdapat sekitar 6000 dosen bergelar doktor. Ada yang progres akademiknya baik tetapi tidak sedikit yang stagnan. Terhadap mereka yang stagnas ini,

''Saya akan berdialog dengan mereka dan bertanya kenapa tidak ada progres. Apa masalahnya. Kalau masalahnya pada scopus, buat sajalah tulisannya dahulu. Soal bahasa Inggris nanti kita pikir belakangan,'' kata Herri.

Pihaknya memang banyak mendengar keluhan bahwa salah satu yang membuat scopus menjadi momok di kalangan dosen adalah masalah bahasa. Walau tak membantah bahasa faktor kesulitan, tapi faktor tersebut tidak dapat dijadikan alasan pembenar untuk tidak menulis di jurnal terindeks scopus.

Dialog ini diikuti Pimpinan PTS se Riau itu, antara lain Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi, SH, MCL, Wakil Rektor II Ir Asrol, Ketua Dewan Pembina YLPI Drs H Mukni, Ketua APTISI Riau dr H Zainal Abidin, Sekretaris APTISI Dr Adolf Bastian MPd, Prof Dr Detry Karya dan Prof Dr Yusri Munaf SH, MHum. (rls)

Berita terkini

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI : Mahasiswa Jangan Takut Melapor Mal administrasi

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIN Suska : Jadikan Buku Teman Sejati

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB
LLDIKTI EA 2018

217 Peserta Bersaing Rebut 101 Juta Rupiah

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Kinerja BLU Dorong Value for Money Sumber Daya Pembangunan

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Tutup Peksimida Riau 2018

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Guru SMK Ikuti Pelatihan Belajar Online dari Dosen Umri

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Badan Hukum dan Etika Unilak Studi Banding Ke Unisba

Jumat, 07 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Duaribuan Mahasiswa Baru Unilak akan mengikuti Pamaba

Kamis, 06 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+