Minggu, 14 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

Hadirkan Prof Arskal Salim, Ratusan Mahasiswa FAI UIR Ikuti Kuliah Umum

Riaupunya.com -- Lulusan Prodi PAI harus punya Kompetensi Unggul dan Distingsi Keilmuan di era Revolusi Industri 4.0. Hal itu terungkap dalam paparan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag., saat memberikan materi kuliah umum Prodi PAI Fakultas Agama Islam UIR Pekanbaru di Auditorium Soeman Hs pada Sabtu, 13 Oktober 2018.

Kuliah umum yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. H. Syafhendri, M.Si., itu dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik H. Miftah Syarif, M. Ag, Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Dr. H. Hamzah, M.Ag., dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Drs. Mawardi Ahmad, MA., para dosen, serta ratusan mahasiswa.

Menurut Guru Besar UIN Syarif Hjdayatullah Jakarta ini, mahasiswa hari ini dituntut menguasai berbagai kompetensi agar mampu menghantarkan dirinya menjadi guru profesional. Tidak cukup hanya sampai disitu, tapi juga mahasiswa harus memiliki distingsi keilmuan yang dapat menjadi nilai pembeda sekaligus menjadi daya jual baru di dunia pendidikan.

Kuliah umum yang dimoderatori oleh H. Miftah Syarif, M.Ag, ini semakin menarik manakala Prof. Arskal menyebut bahwa salah satu distingsi Prodi PAI adalah nilai kemelayuan yang sarat di Bumi Lancang Kuning. Budaya Melayu ini, lanjutnya dapat dieksplor agar menjadi sebuah "kebaruan" menjadi profil lulusan. Mahasiswa mengintegrasikan kompetensi dan nilai kemelayuan di tengah masyarakat untuk menjadi guru profesional di masa datang.

Arskal yang menjabat sebagai Direktur Diktis Kementerian Agama Republik Indonesia, menekankan bahwa mahasiswa harus punya kompetenai individual di samping kompetensi yang telah dipersyaratkan dalam UU Guru dan Dosen.

''Salah satu kompetensi individual adalah pengusaan terhadap bahasa (Inggris, Arab, Mandarin, dan lainnya),'' ujar Arskal sambil menceritakan pengalamannya lulus beasiswa Doktor di Melborn University.

Para mahasiswa antusias memberikan berbagai pertanyaan dengan waktu yang terbatas. Kuliah umum yang mengambil tema

"Reorientasi kompetensi prodi pendidikan agama Islam dalam menghadapi Program Profesi Guru" berakhir pada jam 12.20, ditutup dengan pemberian cendra mata dan foto bersama. (rls)

Berita terkini

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Curhat Guru Bantu Riau ke Gubri

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Di Jogyakarta Kini Terdapat 106 Perguruan Tinggi

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Orasi Ilmiah Tiga Guru Besar UR saat Pengukuhan

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bidang Teknik, Rektor UR Kukuhkan Tiga Guru Besar

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Pendidikan Riau : Hentikan Pungutan di Sekolah

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+