Sabtu, 26 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Program Ketahanan Keluarga Prioritas Forhati

Riaupunya.com -- Presidium Nasional Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) mengatakan salah satu program utama Forhati yaitu menegakkan ketahanan keluarga untuk menguatkan NKRI.

"Bakti sosial Forhati tahun ini disamping berkomitmen pada kesejahteraan kaum dhuafa juga pada masalah Ketahanan Keluarga. Masalah ini menjadi keprihatinan Forhati karena inti pembentukan generasi yang tangguh berada pada Ketahanan Keluarga, " ujar Koordinator Presidium Nasional FORHATI, Hanifah Husein saat berbuka puasa di Masjid At-Taubah, Jl. Rawajati Timur 2, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 25 Mei 2018.

Sementara itu tantangan masalah kehidupan,dewasa ini justru melemahkan sendi-sendi keluarga.

"Acara Buka Puasa Bersama Kaum Dhuafa dan Bazar murah sembako ini juga dimaksudkan memperkaya para mustahik tentang ketahanan keluarga, " lanjutnya.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Dr. Yeni Huriani, Dosen UIN Sunan Gunung Jati, Bandung Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta.

Secara umum konsep Ketahanan Keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta memiliki kemampuan fisik materiil guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin. Yakni meliputi Ketahanan fisik (ekonomi, kesehatan, perumahan), Ketahanan sosial (pendidikan, budaya), dan Ketahanan psikososial (agama).

Keluarga saat ini dihadapkan pada masalah seperti disorientasi fungsi keluarga, pengalihan pengasuhan anak kepada fihak lain, hambatan interaksi dan komunikasi, serta kegagalan memenuhi hak-hak anak.

"Sementara itu anak-anak kita dikepung oleh problem seputar mereka seperti ancaman trafiking, narkotika, pornografi, predator seks, tayangan televisi yang tidak mendidik, dan lain-lain, " kata Hanifah.

Hanifah menambahkan masalah-masalah itu perlu difahami oleh para orang tua, sehingga dari penyuluhan tentang Ketahanan Keluarga yang diberikan oleh Forhati mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi realitas yang sering kali membingungkan itu. (bbg)

Berita terkini

108 Tenaga Kerja Asing di Deportasi Imigrasi Bandung

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Asyik, KPM Pekanbaru Terima E-Voucher

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Napi Korupsi Bengkalis Bebas Medsos di LP

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Minta Pemko Kembali Tinjau Izin Karaoke di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Meranti Himbau Warga Tertip Berlalu Lintas

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

ASN di Rohul Dilarang Menggunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+