Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Korban Banjir Mojokerto Kesulitan Makanan

Rumah warga di Mojoanyar masih terendam. ©2017 Merdeka.com

Riaupunya.com -- Banjir luapan Sungai Sadar kembali menerjang ribuan rumah di 5 Desa di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, sejak Sabtu 25 Februari 2017 malam. Warga terdampak banjir kesulitan makanan lantaran bantuan tidak kunjung datang.

Hingga Ahad 26 Februari 2017 sore, 5 Desa masih terendam banjir, yakni; Desa Gebangmalang, Sumberjati, Kepuhanyar, Keweden Kembar, dan Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Ketinggian air paling tinggi di Dusun Sumberwaru, Desa Sumberjati, lebih dari 1 meter atau sepinggang orang dewasa.

Menurut salah satu warga Dusun Keret, Desa Sumberjati, Kecamatan Mojoanyar, Sumiati (57), sejak Sabtu malam, warga belum dapat bantuan makanan. Sementara rumah warga terendam sehingga tidak bisa beraktivitas atau memasak.

"Belum ada bantuan makanan, sejak tadi malam warga tidak bisa apa apa," kata Sumiati.

Tidak hanya di Dusun Keret saja warga terdampak banjir yang mengeluhkan kesulitan makanan. Warga di Dusun Ngembetsari, Desa Gebangmalan juga mengeluh karena tidak bisa memasak. Warga hanya berharap bantuan dari Dinas terkait.

"Keluarga saya tidak bisa masak karena rumah saya terendam dan banyak perabot yang rusak," kata Ahmad Ali (57), warga Dusun Ngembetsari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Zaini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto sudah menyalurkan beras melalui Dinas Sosial. Beras 8 ton itu disalurkan ke 6 desa terdampak banjir. Banjir yang terjadi kali ini, dia mengakui tidak bisa berbuat banyak sebab mengandalkan logistik yang sudah dikirim tersebut.

"Pada hari Jumat 24 Februari kemarin didistribusikan untuk jatah 3 hari, setiap jiwa dijatah 3 kali makan. Sedangkan untuk banjir sekarang masih kami koordinasikan dengan Camat Mojoanyar," katanya.

Sementara Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto pagi tadi mulai mendirikan dapur umum di halaman belakang Kantor Kecamatan Mojoanyar. Untuk warga terdampak banjir akan disediakan sekitar 1.200 nasi bungkus untuk makan malam.

"Hari ini, kita sediakan 1.200 bungkus, untuk satu kali makan bagi warga terdampak banjir. Kita butuh proses masak, nasi bungkus baru bisa didistribusikan sore hari," kata Koordinator Dapur Umum, Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Imam Syaifudin.

Imam yang juga Wakil Koordinator Tagana, Dinas Sosial, mengatakan logistik untuk dapur umum disediakan untuk kebutuhan 2 hari. Tapi disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.

"Sementara untuk 2 hari, kalau memang dibutuhkan lagi, akan dikoordinasikan supaya diperpanjang lagi," katanya.

Sementara data BPBD Kabupaten Mojokerto, Desa yang terdampak banjir di antaranya, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, yang terendam luberan sungai 100 rumah. Desa Gebangmalang, Dusun Grogolgede 250 rumah, Dusun Ngembetsari 200 rumah. Lainnya di Desa Dumberjati, Kwesenkembar dan Desa Gayaman.

Sumber: Merdeka.com

Berita terkini

Soal Aksi 112

Kapolda Metro: Aman dan Damai, Suatu Kebanggaan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gambar Palu Arit di Sekitar Masjid, Begini Ceritanya

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Pembakar 2 Unit Kapal, Kasi pidum Lupa Nama Terdakwa

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Banjir Sampang Meluas, Genangan Air Kian Tinggi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bacakan Pleidoi, Irman Gusman Sedih Atas Tuntutan JPU

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Awal Tahun, Inapektorat Terima 4 Pemohonan Cerai

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Les Ditemukan tak Bernyawa di Kamar Kos Depok

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satu Unit Rumah di Jalan Dahlia Pekanbaru Terbakar

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Prabowo Ingin Penyadapan SBY Digulirkan di DPR

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Selidiki Pembuat dan Penyebar Hoax KTP Ganda

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bom Pipa di Kuningan Mengandung Unsur Belerang dan Potasium

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+