Senin, 09 Maret 2026 - 16:40:55 WIB

Terkait Bantuan Beasiswa, Bupati Afni: Kita Menghadapi Keterbatasan Anggaran

SIAK -- Bupati Siak Dr Afni Z menyebut kalau pemerintah Daerah memahami terkait persoalan yang dihadapi oleh adik-adik mahasiswa, namun kondisi saat ini kita menghadapi keterbatasan anggaran sehingga beberapa program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang dimiliki oleh daerah.

Hal ini di sampaikan Afni saat kegiatan buka puasa bersama sekaligus berdialog dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak yang tengah menempuh pendidikan di Pekanbaru yang berlangsung di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Ahad 8 Maret 2026.

Pertemuan yang dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan mahasiswa, sekaligus menjadi ruang diskusi untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta pandangan terkait kondisi daerah dan kebutuhan mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Bupati Afni juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak saat ini menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, pemerintah harus melakukan pengaturan skala prioritas dalam penggunaan anggaran, terutama untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya agar program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak dapat terus berjalan karena pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.

Dalam hal ini ,kami berkomitmen mencari solusi agar program beasiswa ini bisa terus berjalan, karena pemerintah Daerah menyadari ,bahwa pendidikan adalah investasi penting untuk mencetak generasi yang akan membangun Kabupaten Siak ke depan,” tambahnya.

Bupati Afni juga menyebut kalau pihaknya sangat terbuka untuk berdialog dengan adik -adik mahasiswa. "Silakan sampaikan ide, kritik, maupun masukan secara baik. Pemerintah daerah selalu siap memberikan data dan informasi agar persoalan yang ada bisa dipahami secara bersama,” katanya.

Dalam diskusi tersebut juga muncul sejumlah gagasan untuk meningkatkan pengelolaan mess mahasiswa, termasuk penerapan aturan bersama serta penguatan sistem pengawasan guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Mess mahasiswa ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk mendukung adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami berharap tempat ini dapat dimanfaatkan dengan baik, tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Afni berharap komunikasi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan melahirkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.

“Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Kami berharap adik-adik dapat terus belajar dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Siak, dan kelak kembali untuk berkontribusi membangun daerah,” tutupnya.

Sementara itu ketua RT 05 tempat mess mahasiswa tersebut berada, Zainal, menyampaikan harapannya agar keberadaan mahasiswa di lingkungan tersebut dapat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Ia menilai pentingnya adanya aturan yang jelas bagi mahasiswa yang tinggal di mess, serta perlunya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat agar tercipta lingkungan yang tertib dan saling menghormati.

Sebagai ketua lingkungan merasa bersyukur bisa berkumpul dan berdiskusi bersama. Dan berharap mahasiswa yang tinggal di sini dapat saling mengenal, menjaga ketertiban, serta menghormati lingkungan sekitar. Jika ada aturan yang disepakati bersama tentu akan memudahkan kita semua dalam menjaga kenyamanan lingkungan,” kata Zainal berharap. (jas/inf)

Berita terkini

Bupati Bengkalis Kasmarni Tekankan Target Zero Stunting

Selasa, 12 Agustus 2025 - 21:40:05 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+