Dihadapan Orang Tua dan Wisudawan, Rektor Umri Paparkan Berbagai Kemajuan Kampus
Rektor Saidul Amin dan Wakil Rektor I Widarti Irma, foto bersama dengan wisudawan Pamuncak universitas dan orang tunya.
PEKANBARU -- Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr Saidul Amin MA dengan bangga memaparkan pembangunan geduang di lingkungan Umri yang dibangun tanpa menggunakan uang Umri ataupun dengan melakukan peminjaman dari pihak bank.
Hal itu disampaikannya dihadapan para orang tua dan wisudawan Umri, Sabtu 26 Oktober 2024.
"Kami dengan bangga menyampaikan bahwa Umri saat ini telah memiliki Gerbang kampus dengan dilengkapi taman nan cantik, itu semua berasal dari bantuan PHR, jugta pembangunan gedung Tajdid Center yang menggunakan dana wakaf dari berbagai pihak, serta Rusunawa yang dibangun oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum RI," tegas Rektor.
Dengan tidak menggunakan uang dari kampus, tentu menurut Saidul adalah suatu prestasi, karena kampus tidak perlu lagi sibuk memikirkan cara mengembalikan atau membayar cicilan jika itu menggunakan dana pinjaman dari pihak ketiuga atau bank.
Dan untuk itulah, kedepan Umri ditegaskan Rektor juga akan atau telah merancang pembangunan gedung Mahmud Marzuki Tower, yaitu gedung belajar 9 tingkat, dengan menggunakan nama salah pejuang dari Riau yang berasal dari kabupaten Kampar yang saat ini juga tengah diajukan untuk menjadi Pahlawan nasional.
Selanjutnya, pasca telah berdirinya Fakultas Kedoteran, empat atau lima tahun kedepan Umri menurutnya harus memiliki Rumah Sakit. "Selanjutnya kita akan membanguna Auditorium yang akan diberi nama Smart Auditiorium, sehingga kita tidak lagi menggelar kegiatan wisudah dibawah tenda, tapi sudah didalam gedung atau tenpat yang refresentatif. Dan lagi-lagi kami mengundang kita semua untuk bisa berpartisifasi dalam membangun geduang tersebut dengan berwakaf," ajak Saidul.
Sementara, Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah Riau Hendri Sayuti pada kesempatan itu menyampaikan bahwa kurun beberapa tahun terakhir, Umri terus maju dan berkembang pesat, terutama dari segi pembangunan penunjang perkuliahan dan gedung lainnya.
"Dan yang membanggakan tentunya pembangunan berbagai gedung tersebut dilakukan dengan mengumpulkan dana berbentuk wakaf dan juga bantuan dari beberapa pihak, dalam artian tidak mengandalkan dana pinjaman dari pihak lain," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, pada sidang senat terbuka dalam rangka wisuda Sarjana dan Diploma ke XXVII tahun 2024 ini, Umri melepas 991 wisudawan dari 26 Prodi di 8 Fakultas, 500 diantaranya lulus dengan predikat dengan pujian.
Untuk Wisudawan terbaik, dari Sarjana S1 diraih Marzuliandra Kurniawan dari prodi akuntansi dengan IPK 3,95, predikat dengan pujian, dan untuk Program Diploma diraih Fatiya Lisa Amanda dari Prodi Keuangan dan perbankan dengan IPK 3,87, keduanya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. (NR)






























































