Mesjid Jamiah AL Fatah Unilak Bagikan 450 Kantong Daging ke Masyarakat
PEKANBARU, Riaupunya.com -- Keluarga besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan pemotongan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini, Kamis 29 Juni 2023, sebanyak empat sapi dan delapan kambing di potong di halaman Masjid Jamiah Al Fatah Kampus Unilak. Sekitar 450 kupon daging kurban dibagi-bagikan.
Sejak pukul 08.30 WIB, panitia dan petugas kurban telah berkumpul dan mempersiapkan perlengkapan dan peralatan. Peserta kurban berasal dari dosen,dan karyawan, alumni, dan civitas akademika Unilak.
Ketua panitia Idul Adha 1444 H Dr Fauzi saat pemotongan hewan qurban mengatakan, tahun ini jumlah kurban di mesjid Al Fatah Unilak meningkat drastis, ada 4 sapi dan 8 kambing.
Disebutkannya, untuk memperlancar proses pemotongan, pembagian, dan pengemasan, panitia telah mengadakan pelatihan sembelih halal hewan kurban termasuk dalam hal pengemasan daging yang akan di bagikan.
Untuk pengemasan daging kurban yang diberikan, panitia telah memisahkan antara daging murni, jeroan, dan tulang cincang. Kemudian saat pemotongan juga menggunakan kandang potong.
"Kami ucapkan terima kasih kepada peserta kurban yang berkurban di Mesjid Al Fatah Unilak, semoga Allah SWT memberikan pahala kepada peserta dan dimurahkan rezekinya, dan di tahun depan dapat kembali berkurban di mesjid ini. Daging kurban di sebar kepada warga Unilak, panti asuhan, kemudian masyarakat sekitar Kec Rumbai Timur dan Rumbai Barat," ucap Dr Fauzi.
Sementara, Rektor Unilak yang hadir Prof Dr Junaidi yang hadir menyebutkan, memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menyiapkan kebutuhan dan pelaksanaan pemotongan hewan kurban.
"Semoga tahun depan kurban di Mesjid Al Fatah Unilak dapat meningkat, tadi saya liat beberapa peserta kurban juga langsung menyembelih kambing, dan merasakan bagaimana proses penyembelihan sesuai syariat sesuai ajaran agama," ujarnya.
Khairi salah seorang penerima daging kurban mengucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta kurban yang telah memberikan daging.
"Alhamdulillah bisa menerima daging, rencananya daging ini akan dibuat gulai," ucap warga Rumbai Timur ini. (wid)