Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:44:29 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Gegara Gelombang 2 Covid-19

RIAUPUNYA--Harga minyak mentah global anjlok hingga 3 persen pada akhir perdagangan Senin (26/10), waktu Amerika Serikat (AS). Merosotnya harganya minyak dipicu gelombang kedua covid-19 di AS dan Eropa.

Selasa (27/10), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember turun US$1,31 atau 3,1 persen menjadi US$40,46 per barel. Sedangkan, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) berkurang US$1,29 atau 3,2 persen menjadi US$38,56 per barel. Kedua kontrak tersebut turun hampir 2,5 persen dari minggu lalu.

AS melaporkan jumlah kasus baru virus corona mencapai rekor tertinggi pekan lalu. Serupa, di Prancis kasus baru mencapai rekor lebih dari 50 ribu per hari pada Ahad (25/10/2020).


Bahkan, Italia dan Spanyol kembali memberlakukan pembatasan untuk mencegah penularan covid-19.

"Ini adalah Senin yang gelap di pasar minyak. Kami telah lama memperingatkan akan gelombang kedua covid-19, sehingga langkah-langkah pembatasan ketat dapat diberlakukan kembali, dan itu sekarang terjadi," kata kepala pasar minyak di Rystad Energy Bjornar Tonhaugen.

Selain itu, harga minyak mentah juga kena imbas tambahan produksi minyak mentah Libya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran kelebihan pasokan di pasar.

Kemarin, National Oil Corporation (NOC) Libya mengakhiri keadaan kahar (force majeure) pada fasilitas yang sebelumnya ditutup oleh blokade ekspor minyak selama 8 bulan oleh pasukan timur.


NOC mengatakan produksi Libya akan mencapai 1 juta barel per hari (bph) dalam beberapa minggu mendatang. Peningkatan ini lebih cepat dari yang diperkirakan banyak analis.

Imbasnya, hal itu mempersulit upaya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, atau OPEC+ untuk membatasi pasokan guna mengatasi permintaan yang lesu. Sekretaris Jenderal OPEC memperkirakan pemulihan pasar minyak mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan karena virus corona meningkat di seluruh dunia.

OPEC+, kelompok produsen dan sekutunya termasuk Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar dua juta barel per hari pada Januari 2021 setelah rekor pemotongan produksi awal tahun ini.

"OPEC+ tidak boleh ceroboh dan harus mengatasi masalah minyak tambahan yang muncul di pasar. Jika tidak, harga minyak yang relatif stabil akan terus menurun," kata pialang minyak PVM Tamas Varga.

Berita terkini

Satgas Covid-19 Soroti Daerah Tak Gerak dari Zona Oranye

Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:23:51 WIB

Usai Berbagi Kuota Internet Babinsa Bagi-bagi Masker 

Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:59:55 WIB

Babinsa Kelurahan Kotabaru Bagikan Masker ke Warga 

Senin, 26 Oktober 2020 - 09:15:21 WIB

Prancis Panggil Diplomat Usai Erdogan Sindir Mental Macron

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:13:21 WIB

Bom ISIS Tewaskan Belasan di Tempat Pendidikan Afganistan 

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:11:49 WIB

Jumat Berkah, Babinsa Bagikan Masker di RTH Kaca Mayang

Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:50:32 WIB

Bupati Kampar Bedah Tiga Unit Rumah Warga di Sungai Tonang

Senin, 19 Oktober 2020 - 19:12:25 WIB

UEA Ingin Percepat Buka Kedubes di Israel 

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:15:49 WIB

AS Jerat 6 Perwira Intelejen Militer Rusia Diduga Peretas

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:13:56 WIB

Dirut Bank Mandiri Ditetapkan dalam RUPS-LB Hari Ini 

Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:09:41 WIB

Perkembangan Pembahasan Stimulus AS Angkat Harga Minyak 

Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:58:00 WIB

Babinsa Kelurahan Tanahdatar Kawal Tim Nakes Gelar Tes Swab

Minggu, 18 Oktober 2020 - 08:50:26 WIB

Babinsa Imbau Pengunjung RTH Kaca Mayang Gunakan Masker

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:54:04 WIB

Bekas Satelit Rusia dan Roket China Tabrakan Pagi Ini

Jumat, 16 Oktober 2020 - 07:53:46 WIB

Pemerintah Masih Tetapkan 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama 

Jumat, 16 Oktober 2020 - 07:50:07 WIB

Nota Pembelaan Amril Mukminin Menebus Khilaf dengan Ikhlas

Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:47:10 WIB

Pendaftar Kartu Pra Kerja Gelombang 10 Capai 35,1 Juta 

Senin, 12 Oktober 2020 - 08:43:07 WIB

Manfaat Minum Susu: Tinggi Kalsium Hingga Kuatkan Imun Tubuh

Senin, 12 Oktober 2020 - 08:40:35 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+