Pasutri ini Pasrah Tidak Bisa Berangkat Haji
Riaupunya.com -- Pemerintah mengumumkan ibadah haji tahun 2020 ditiadakan. Pasangan suami istri (Pasutri) warga Pekanbaru ini merasa sedih karena impian yang sudah lama diimpikan belum terwujud.
"Saya bersama suami dijawalkan tahun ini berangkat haji. Namun tadi saya mendapat kabar bahwa pemerintah meniadakan ibadah haji, tentu kami sanngat sedih. Saya sudah mendaftar sejak tahun 2011," ucap Erika Rabu 3 JUni 2020.
Erika mengatakan bahwa keinginan untuk menunaikan ibadah haji sejak remaja. Maka setelah memiliki uang dia menabung untuk melaksanakan rukun islam ke 5 itu. Setelah menikah suaminya juga berniat untuk berangkat haji. Keduanya pun menabung untuk berangkat ke Mekkah bersama.
"Saya sudah berniat naik haji sejak lama. Niat kami memang berangkat berangkat haji dengan usia masih muda biar sehat dan fit untuk menjalanan semua rukun haji. Itulah impian saya naik haji dengan kondisi muda. Karena kita semua tahu kalau anterian ke Tanah Suci itu cukup lama diantas 9 tahun," ucap wanita yang berprofesi sebagai psikolog.
Dirinya awalnya memang sempat optimis akan berangkat tahun ini bersama suaminya ke mekkah. Namun semakin ke belakang, dirinya mulai ragu karena pandemi corona yang tidak kunjung hilang.
"Namun intinya kita iklas belum bisa berangkat tahun ini. Mungkin ini yang terbaik. Kita ikut pemerintah saja. Kita yakin pemerintah sudah memikirkan baik dan buruknya, mungkin inilah yang terbaik. Karena bukan sekarang aja ditiadakan ibadah haji, beberapa kali juga tidak ada pemberangkatan karena adanya wabah," tukas wanita tiga orang anak ini.
Istri dari Yudha ini menyatakan harapan bahwa tahun depan tidak ada halangan lagi dan bisa berangkat ke Tanah Suci.(nat)
































































