Terdampak Virus Verona
Acara Pemecahan Rekor MURI Penulisan Mushab Al-Quran 30 Juz Ditunda
Riaupunya.com -- Karena pertimbangan medis terkait virus Verona, panitia penyelenggara kegiatan Pemecahan rekor MURI penulisan Mushab Al-Quran 30 Juz oleh 1221 Santri yang semula dijadwalkan pada tanggal 22 Maret 2020, ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kepastian penundaan tersebut disampaikan Ketua Panitia acara yang juga merupakan Kasi PD Pontren Kemenag Kota Pekanbaru H.Abdul Wahid, SAg, M.I.Kom kepada media ini, Selasa 17 Maret 2020.
"Ya, semula kegiatan Pemecahan rekor MURI penulisan Mushab Al-Quran 30 Juz oleh 1221 Santri TPQ di Riau tersebut akan dilaksanakan pada Ahad 22 Maret, namun dikarenakan alasan medis, yakni virus verona, kegiatan tersebut terpaksa ditunda sampai batas yang belum ditentukan," kata Wahid.
Dia menjelaskan, penundaan tersebut berdasarkan surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau Nomor 442/Dinkes 3.1/836 tertanggal 11 Maret 2020. Dalam surat yang di tandatangani Kadiskes Riau Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM tersebut antaralain berisi, pertama menerapkan Perilaku Hidup Sehat (PHBS) bagi semua santri dan pendidik.
Kedua, mencuci tangan menggunakan air, sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol bagi semua santri dan pendidik. Ketiga memberi himbauan kepada santri yang sakit dengan gejala demam/batuk/ pilek/ sakit tenggorakan/ sesak napas disarankan untuk tidak hadir diacara tersebut.
"Terakhir atau yang keempat mengintruksikan kepada warga sekolah untuk menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan," jelasnya.
Berdasarkan empat pertimbangan tersebut, lanjut Wahid, sesuai dengan penanganan Covid-19 protokol area Institusi pendidikan oleh Kemenkes RI bahwa untuk mencegah tertularnya Covid-19, untuk menunda kegiatan Pemecahan Rekor MURI penulisan Mushab Al-Quran.
"Atas saran Diskes tersebut, kita melalui surat Nomor. 016/DPW-FKPQ-Riau/III/2020, telah memberitahuan kepada Ketua LPTQ Provinsi Riau, LPTQ Kota Pekanbaru, Ketua FKPQ Kota Pekanbaru dan Kepala TPQ/TKQ se Kota Pekanbaru, tentang penundaan kegiatan ini," ungkapnya. (nik)
































































