Unilak Tuan Rumah Sosialisasi Instrumen Akreditasi Prodi Versi 4.0
Riaupunya.com -- Universitas Lancang Kuning (Unilak) menjadi tuan rumah sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi versi 4.0 2019 yang ditunjuk oleh LLDIKTI (lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) wilayah X, Senin 29 April 2019. Instrumen akreditas prodi 4.o menjadi penting bagi para perguruan tinggi baik yang belum memiliki akreditasi atau sedang reakreditasi.
Sosialisasi di buka oleh Kepala LLDIKTI wilayah X Prof.Dr. Herri, MBA sebagai narasumber asesor dari BAN PT Universitas Sriwijaya Prof.Dr. Zulkifli Dahlan, MSi DEA dan Dr. Abdurahman Adisaputra M.Hum asesor BAN PT dari univeristas Negeri Medan.
Dalam kesempatan itu Prof Herri mengucapkan terima kasih kepada rektor Unilak yang telah memfasilitasi sosialisai borang akreditasi, sosialisasi ini sangat penting bagi perguruan tinggi terutama yang sudah habis akreditasi atau reakreditasi ataupuan prodinya yang belum memeliki akreditasi.
Herri menjelaskan, di LLDIKTI ada 253 perguruan tinggi di empat Provinsi (Riau,Sumbar,Kepri,Jambi) dengan 900 prodi, dari jumlah tersebut terdapat 250 prodi yang hampir habis akreditasinya, inilah latar belakang sosiasliasi dan BAN PT memberikan sosialisasi instrumen akreditasi versi 4.0.
"Dan alhamdulillah BAN PT mengabulkan, dan di Unilak ini yang pertama diadakan sosialisi di LLDIKTI," jelas Herri.
Dijelaskan Herri, akreditasi yang A di tingkat prodi baru 24 dari 900 prodi dan ini sangat kecil, ini kenapa nilainya kecil mungkin disebabkan ketidak pahaman kita mengisi borang tersebut walaupun sebenarnya subtansi kita bagus tetapi data tidak valid,ketika PT(perguruan tinggi) tidak valid dan update maka akan dikurangi nilai di akreditasi.
Menurut Prof Herri mutu PT tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena dengan mutu inilah anak bangsa kita bisa bersaing dengan oang lain,kalau tidak bermutu hutang kita bagi alumni dan menjadi beban PT,maka dari itu mutu harus ditingkatkan dan melalui akreditasi proses menjaga mutu itu dilakukan,makanya UU pendidikan No 12 tahun 2012 pasal 28, perguruan tinggi maupuan prodinya akan di cabut ijazahnya jika tidak berakreditasi,dengan kata lain jangan mewisuda jika tidak terakreditasi.
Acara sosialisasi diikuti lebih dari 147 peserta dari lebih 30 perguruan tinggi yang ada di Riau diantaranya, UIR,PCR, Stikes Hang Tuah, Stikes Awal Bros, Persada Bunda,UPP,AKBID Internasional,StikesDumai, Stikes Pelalawan dan lain lain,sebagai moderator Dr. Junaidi , turut hadir wakil rector II Erminasari STP,MSc, jajaran dekan,wakil dekan dan karpodi di Unilak.
Rektor Unilak Dr. Hj.Hasnati SH MH saat memberikan sambutan mengucapkan terima kasih kepada LLDIKTI dan BAN PT yang telah mempercayakan Unilak sebagai tempat sosialisai. DI Unilak saat ini beberapa prodi sedang reakreditasi dan ini menjadi momen penting. “Saya telah meminta prodi-prodi di Unilak untuk dapat mengikuti ini secara seksama terutama yang prodi yang reakreditasi,”ujar Rektor. (rls/yok)



























































