Rabu, 19 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

E-Katalog LKPP Permudah Belanja Barang dan Jasa Pemerintah

Riaupunya.com -- Perkembangan zaman seperti saat ini, mengubah perilaku orang dari belanja konvensional menjadi belanja secara online. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Pengembangan Sistem E-Katalog LKPP Emin Adhy Muhaemin pada saat Sosialisasi E-Katalog LKPP di Hotel Pangeran, Rabu 19 Juli 2017.

"Jika sebelumnya kita berbelanja ke pasar dan melakukan tawar menawar, maka dengan sistem belanja online menjadi lebih mudah karena harganya transparan, barangnya kelihatan, penjualnya siapa, kita tahu semua," tutur Emin.

Hal ini diakui oleh Emin menjadi alasan adanya sistem E-Katalog. Yang mana sistem belanja online tersebut diadopsi ke pemerintahan untuk mempermudah belanja barang dan jasa pemerintah.

"Jika sistem belanja online ini bisa diterapkan pada pihak swasta serta individu sehingga dapat belanja melalui e-commerce, kenapa pemerintah tidak. Dari situlah E-Katalog berasal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Emin mengungkapkan bahwa pengadaan barang IT melalui katalog dari online shop yaitu sekitar Rp 4 triliun dengan Bhinneka menjadi yang terbesar, yakni sekitar Rp 1,113 triliun.

E-Katalog LKPP ini sendiri memiliki dasar hukum yakni pasal 110 ayat 4 yang menyatakan bahwa Kementerian, Lembaga, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Institusi wajib melakukan e-Purchasing terhadap Barang/Jasa yang sudah dimuat dalam sistem katalog elektronik sesuai kebutuhan.

"Sehingga jika sudah memiliki E-Katalog maka wajib menggunakannya. Tapi jika belum memilikinya silahkan menggunakan cara pengadaan yang biasa, seperti lelang, pengadaan langsung, maupun penunjukan langsung," ujar Emi.

Secara tekstual di dalam Peraturan Kepala LKPP Nomor 6 disebutkan bahwa E-Katalog adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, merek, jenis, spesifikasi teknis, harga dan jumlah ketersediaan barang dan jasa tertentu dari berbagai penyedia. Sedangkan E-Purchasing merupakan tata cara pembelian barang dan jasa melalui sistem katalog elektronik.

"Dengan adanya E-Katalog, tugas Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang biasanya selalu melakukan proses lelang sekarang menjadi lebih mudah. Tinggal beli langsung berapapun nilainya," tutup Emin. (MC Riau)

Berita terkini

DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi

Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Berikut Nama CPNS GGD

Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Amril: Berikan Pengabdian Terbaik

Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Tujuh NIP CPNS GGD Belum Keluar

Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Amril Teken SK CPNS GGD

Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Jika Pejabat Malas, Siap-Siap Tidak 'Dipakai'

Kamis, 13 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Wardan Serahkan SK CPNS PTT Kemenkes Tahun 2017

Selasa, 11 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Jelang Mutasi, Gubri Temui Menpan-RB dan KASN

Selasa, 11 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Pansus Kembali Target Tuntaskan RTRW Riau Juni

Rabu, 05 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Disdik Riau Bagikan SK Guru Bantu Daerah

Senin, 19 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Lantik Tujuh Kades, ini Pesan Bupati Suparman

Kamis, 15 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Tim Setmil dan Kemenkop dan UKM Kunjungi Pelalawan

Selasa, 13 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Pesan Gubri Kepada Istri Pejabat Pemprov Riau

Kamis, 08 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Berikut Nama-nama Kepala OPD yang Dilantik Gubri

Kamis, 08 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Sepekan Ramadhan, Kehadiran ASN Pekanbaru Masih Bagus

Minggu, 04 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Djarot Saiful Hidayat Plt Gubernur DKI

Selasa, 09 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Babinsa Lakukan Pendataan Warga PKL di Wilayah Teritorial

Babinsa Lakukan Pendataan Warga PKL di Wilayah Teritorial

Rabu, 22 September 2021 - 11:23:30 WIB
Rekening BJB Tandamata My First, Budayakan Anak Gemar Menabung

Rekening BJB Tandamata My First, Budayakan Anak Gemar Menabung

Selasa, 21 September 2021 - 16:45:41 WIB