Dana BOS SMA dan SMK Belum Disalurkannya, ini Penjelasan kadisdik Riau
Riaupunya.com -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr H Kamsol mengakui hingga bulan April ini penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA dan SMK Negeri se Provinsi Riau belum diterima sekolah.
Ia beralasan, hal itu merupakan dampak dari terbitnya Surat Edaran (SE) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang sistem anggaran BOS yang semulanya dari belanja hibah tidak langsung menjadi belanja langsung
"Saya akui memang dana BOS SMA dan SMK Negeri belum cair. Hal ini ada aturan baru perubahan sistem anggaran BOS yang semula belanja hibah tidak langsung menjadi belanja langsung," kata Kamsol, kemarin.
Menurut Kamsol, perubahan SE Mendagri ini baru dikeluarkan tanggal 24 februari lalu dan disosialisasi maret.
Dengan perubahan sistem pengunaan ini, maka sekolah diwajibkan menyusun Rancangan Kegiatan Anggaran Sekolah (RAKS) yang sebelumnya belanja hibah tidak langsung harus digeser menjadi belanja langsung dan dijabarkan lagi ke dalam belanja modal dan belanja barang dan jasa.
"Sekolah harus menyusun RKAS pengunaan dana BOS kalau tidak sekolah tidak akan menerima dana BOS," kata Kamsol, seperti mengutip riaupintar.com.
Saat ini, kata Kamsol, Disdik Riau telah melakukan proses pendampingan bagi kepala sekolah dalam menyusun RAKS dari 12 kabupaten kota.
"Alhamdulillah proses pendampingan bagi kepala sekolah untuk 12 kabupaten telah kita laksanakan dan Sabtu (23/4) ini sudah selesai," jelasnya.
Kamsol juga kembali menegaskan RKAS harus disusun dengan benar, di setujui dan barulah dana BOS ini bisa disalurkan ke rekening kepala sekolah.
"Jadi dalam waktu dekat ini dana BOS segera cair. Diharapkan kepala sekolah tetap bersabar," ujar dia. ***




















































