Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Dalam Sehari, Dua Warga Inhu Mati Gantung Diri

Yarmen Djambak

RiauPunya.com -- Yandra Agung Gumelar Bin Susalam (16) yang masih bersatus Pelajar warga Jalan Kuantan Timur RT.011 RW 006 desa Pasir Kemilu Kecamatan Rengat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Kamis 26 Januari 2017 sekira jam 23.30 wib ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Dihari yang sama Adi Purwanto Bin Suparman (18) warga Jalan Diponegoro Jalur F No. 346 RT.016 RW 005 Dusun Tiga Desa Tanah Datar Kabupaten Inhu juga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Jum'at 27 Januari 2017 membenarkan adanya peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri yang terjadi pada Kamis 16 Januari 2017 kemarin.

"Peristiwa ini terjadi di dua tempat yang berbeda, dimana satu terjadi di kecamatan Rengat sedangkan satunya lagi terjad di kecamatan Rengat Barat," katanya.

Korban Yandra Agung Gumelar diketahui pada saat teman korban (Adi) datang datang ke rumah korban untuk mengajak korban bermain di luar.

"Teman korban masuk ke dalam rumah memanggil sambil menggedor -gedor pintu kamar korban yang terkunci dari dalam, namun karena korban tak kunjung keluar kamar, Adi mengintip dari celah dinding kayu rumah tersebut, dan melihat korban dalam posisi tergantung," jelas Yarmen, seperti diberitakan GaungRiau.com.

Kemudian Adi berteriak memanggil M. Hadi Harwandi (kakak kandung korban) dan mengatakan bahwa korban tergantung di dalam kamar.

"Kemudian kakak kandung korban mendobrak pintu kamar tersebut dan menemukan korban sudah meninggal dalam kondisi gantung diri," ujarnya.

Sedangkan terhadap korban Adi Purwanto diketahui dekira pukul 18.30 WIB saat ibu Korban pulang kerumah dan mendengar suara HP korban di lantai atas Rumah, setelah dilihat ternyata korban telah tergantung dengan menggunakan tali.

"Kemudian ibu korban menghubungi Polsek Rengat Barat, sekitar pukul 19.00 WiB Panit Reskrim bersama anggota Resintel mendatangi TKP dan membawa korban ke RSUD Indra Sari di Pematang Reba," terang Yarmen.

Tercatat Korban pernah menikah sirih dengan Novi Oktafiani, karyawan swasta (loundry) warga Pematang Reba dan memiliki anak 1 orang berumur 2 Tahun dan telah berpisah sejak 2 tahun yang lalu setelah anaknya lahir.

"Pada dinding kamar kosong tempat ditemukan terdapat tulisan "Lelah!!!" yang ditulis menggunakan Cat Semprot warna merah," terang Yarmen lagi.

Kedua keluarga korban menyatakan telah mengiklaskan atas kematian Korban, menolak dilakukan Otopsi untuk mengetahui sebab penyebab kematiannya dan tidak akan menuntut secara hukum atas kematian korban, dan keduanya sudah dimakamkan secara layak oleh Keluarga.***


Berita terkini

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+