Kamis, 23 Juli 2026 - 08:55:26 WIB

Sosialisasi Madrasah Aman dan Nyaman

Kakan Kemenag Pelalawan Kunjungi Madrasah Daeah 3 T

PANGKALAN KERINCI -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pelalawan Sulman, didampingi Abdul Wahid Kasi Pendis, beserta tim bergerak Pendis, Rabu, 22 Juli 2026 melakukan perjalanan panjang ke pulau Penyalai Kecamatan Kuala Kampar daerah terluar Kabupaten Pelalawan, yang berbatasan langsung dengan Pulau Kundur Kepualauan Riau.

Setelah menempuh perjalanan darat dari Pangkalan Kerinci ke pelabuhan Teluk Dalam Selama enam jam, dilanjutkan dengan menaiki speedboat ke Pulau Penyalai Kuala Kampar selama tiga jam.

Sesampainya di Penyalai, Sulman langsung mengunjungi Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuala Kampar, untuk bersilaturahmi dan melakukan pembinaan.

"Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan Pak Ka KUA beserta jajaran yang mengabdi di daerah terluar ini, semua itu tidaklah dapat dinilai dengan uang, bekerjalah dengan ikhlas, dan sungguh-sungguh dalam melayani umat, " tegas Sulman saat memberikan pembinaan.

Setelah sholat Zuhur dilanjutkan dengan pertemuan bersama seluruh guru Madrasah, guru PAI, dan guru Pondok Pesantren.

Dalam kegiatan tersebut Sulman, didampingi kasi dan tim pendis bergerak. Pertemuan berlangsung santai di sebuah kafe di tepi laut.

"Sebagai Kepala Kantor Kemenag Pelalawan, ini pertama kali saya berkunjung ke Pulau Penyalai, ini kami lakukan bersama Kasi Pendis beserta tim karena ingin langsung bertemu dengan bapak ibu guru yang mengabdi didaerah terluar ini. Semoga semua pengajaran yang diberikan kepada anak didik dicatat sebagai amal jariyah, " Ujarnya

Dalam arahannya Sulman menegaskan peran penting para guru bukan hanya sekedar memberikan pelajaran, akan tetapi juga menciptakan ruang dan lingkungan belajar aman dan nyaman, tidak hanya untuk hari ini, akan tetapi demi masa depan peserta didik.

"Untuk itu saya mengajak kita semua selain mengajar, juga memberikan contoh hidup sehat, Anak-anak jangan jajan sembarangan, hindari produk yang berpotensi menjadi penyakit akud dikemudian hari, bawa air minum dan makanan dari rumah, " Imbuh Sulman

Dalam kesempatan itu kasi pendis melakukan dialog dengan para guru, terkait keluhan, dan harapannya.

"Paling tidak ada tiga permasalahan dan harapan yang kami tangkap, pertama keluhan para guru Madrasah sejak pasca covid tidak ada lagi tunjangan guru daerah 3 T dari Kemenag, sedangkan untuk guru di Diknas masih tetap diberikan, mereka berharap untuk diberlakukan sama, kedua harapan untuk dapat diangkat sebagai guru PPPK dari Kemenag, karena di pulau penyalai ini tidak ada Madrasah Negeri, hanya Madrasah swasta dan pondok pesantren yang memberikan pendidikan agama pada umat. Terakhir dari guru PAI terkait pembayaran TPG yang belum dibayarkan semua, "terang Wahid.(rls)

Berita terkini

Mahasiswa KKN Unri Diberi Pembekalan

Senin, 01 April 2019 - 13:41:58 WIB

Pascasarjana Unilak dan Unisba Gelar Focus Grup Discusion

Jumat, 29 Maret 2019 - 17:59:25 WIB

Fakultas Hukum Unilak Kembali Raih Akreditasi A

Jumat, 29 Maret 2019 - 11:35:54 WIB

Archandra: Mahasiswa harus Merubah Pola Pikir

Selasa, 26 Maret 2019 - 14:20:21 WIB

Mahasiswa UIR akan Gelar Konferensi Bersama SPC IIUM

Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:50:05 WIB

UIR dan USIM Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Rabu, 20 Maret 2019 - 14:10:23 WIB

Tingkatkan Kualitas ASN, Pemkab Rohul MoU dengan Unilak

Senin, 18 Maret 2019 - 18:40:06 WIB

43 Mahasiswa UIR Terima Bantuan Pendidikan dari UPZ

Senin, 18 Maret 2019 - 16:45:53 WIB
Pemberian Bantuan Pendidikan

PT CPI - Unilak Teken MoU

Sabtu, 16 Maret 2019 - 07:15:38 WIB

KPUM Unilak Tetapkan Dua Paslon Presma dan Wapresma

Kamis, 14 Maret 2019 - 18:50:43 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+