Rabu, 15 Juli 2026 - 13:03:38 WIB

ABPEDNAS Apresiasi Pengabdian BPD Purwakarta Periode 2019–2027: Pengabdianmu Adalah Catatan Sejarah dan Ibadah

PURWAKARTA – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Purwakarta menggelar acara Perpisahan Anggota BPD Kabupaten Purwakarta Periode 2019–2027 yang berlangsung khidmat dan penuh keharuan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selama delapan tahun.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta, Bupati Purwakarta Saiful Bahri Binzein, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi, unsur TNI-Polri, Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Nurlaela, Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Yudi Purnomo, Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Barat Firman, Ketua DPC ABPEDNAS Purwakarta Robi, Ketua Umum Asosiasi MP Apdesi Anwar Sadat, para kepala desa, perangkat desa, serta seluruh anggota BPD se-Kabupaten Purwakarta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota BPD Purwakarta atas dedikasi dan pengabdian mereka selama delapan tahun menjalankan amanah sebagai mitra strategis pemerintah desa.

"Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Bapak dan Ibu telah menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, serta memastikan dana desa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pengabdian itu adalah catatan sejarah sekaligus ibadah. Nama Bapak dan Ibu akan selalu dikenang sebagai pejuang desa," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPC ABPEDNAS Purwakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Ini bukan sekadar acara perpisahan, melainkan bentuk penghargaan dari organisasi kepada para anggota BPD yang telah menyelesaikan masa baktinya. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras Bapak dan Ibu sangat dihargai," tegasnya.

Lebih lanjut, DPP ABPEDNAS berharap para anggota BPD yang telah purna tugas tetap berkontribusi dalam pembangunan desa melalui pengalaman dan pemikiran yang dimiliki.

"Perpisahan bukan berarti selesai berkarya. Pengalaman selama delapan tahun merupakan aset berharga bagi desa. Teruslah memberikan masukan, pendampingan, dan pengawasan. Jadilah dewan penasehat desa di wilayah masing-masing," pesannya.

Sementara kepada anggota BPD yang baru, ia mengajak untuk melanjutkan estafet pengabdian dengan meneladani semangat, integritas, dan dedikasi para pendahulu.

Komitmen Pemberdayaan Desa

Pada kesempatan tersebut, DPP ABPEDNAS juga memaparkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota BPD sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui sejumlah program unggulan, yakni Jaga Dapur MBG, Jaga Indonesia Pintar, Jaga Air, dan Jaga Pangan.

Salah satu program yang telah berjalan adalah Jaga Pangan, berupa pengembangan kandang ayam petelur dan budidaya bioflok yang dikelola oleh anggota BPD di sejumlah daerah di Jawa Barat.

"Di Kabupaten Bogor sudah beroperasi delapan titik kandang ayam petelur yang dikelola anggota BPD. Minggu lalu saya mengunjungi tiga desa di Kecamatan Klapanunggal. Kami menyebutnya 'Ayam Petelur Bahagia'. Alhamdulillah, program ini telah berjalan satu bulan dan rutin menghasilkan telur. Hasilnya dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga sekaligus dijual sehingga dapat menambah pendapatan anggota BPD," jelasnya.

Menurutnya, program tersebut bertujuan agar anggota BPD tidak hanya berperan dalam fungsi pengawasan pemerintahan desa, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Harapannya, BPD tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut sejahtera dan mampu ikut mensejahterakan masyarakat. Dengan demikian, desa tidak hanya maju dari sisi administrasi, tetapi juga berkembang secara ekonomi," tambahnya.

Acara tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi pascakunjungan Gubernur Jawa Barat KDM ke Kantor ABPEDNAS Centre pada 9 Juli 2026 bersama Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Reda Mantovhani.

Menutup sambutannya, Ketua Umum DPP ABPEDNAS mengajak seluruh anggota BPD untuk terus menjaga persatuan dan marwah lembaga.

"Jaga kekompakan, jaga marwah BPD, dan jaga desa kita. Kepada para purna bhakti, selamat memasuki babak baru pengabdian. Teruslah mengabdi untuk desa dan Indonesia, meski tanpa atribut, tetapi dengan hati yang lebih luas. Hatur nuhun. Semoga seluruh pengabdian Bapak dan Ibu menjadi amal jariyah."

Tentang DPP ABPEDNAS

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) merupakan organisasi yang mewadahi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia. Organisasi ini berkomitmen memperkuat peran, fungsi, kapasitas, dan kesejahteraan anggota BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaulat.

Saat ini DPP ABPEDNAS dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas Prof. Reda Mantovhani, Ketua Umum Ir. Indra Utama, M.Pwk., IPU, serta Sekretaris Jenderal Aditya Yusma Perdana.

Versi ini lebih mengalir seperti siaran pers atau berita media nasional, dengan struktur yang lebih jelas: pembuka, jalannya acara, kutipan utama, program organisasi, penutup, dan profil organisasi. Kutipan-kutipan juga dibuat lebih mudah dibaca tanpa mengubah makna aslinya.**

Berita terkini

Rektor Junaidi Lantik Imran Al Ucok Sebagai Ketua IKA Unilak

Minggu, 05 Oktober 2025 - 07:30:40 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+