Senin, 25 Mei 2026 - 15:55:18 WIB

Serap Resep Menjadi Sekolah Terbaik, MI Darun Nafis Pangkalan Kerinci Lakukan Study Tiru ke Madrasah Uways Alqorni Pekanbaru

Ketua Yayasan Uways Alqorni Qomaruzaman memberi penjelasan kepada Kasi Pendis Kemenag Pelalawan terkait lingkungan sekolah.

PEKANBARU -- Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darun Nafis Pangkalan Kerinci, Pelalawan melakukan study tiru ke madrasah Uways Alqorni Pekanbaru,
Senin 25 Mei 2026.

Kedatangan rombongan Kepala Madrasah dan para guru MI Darun Nafis yang ikut dipimpin oleh Kasi Pendis Kemenag Pelalawan H Abdul Wahid SAg M Ikom, tersebut disambut langsung ketua Yayasan Uways Alqorni Qomaruzaman, dan Direktur / Kepala Madrasah Hilva Ramadhani Mpd, serta para majelis guru.

Selain menggelar pertemuan di aula sekolah, rombongan juga diajak langsung melihat proses belajar dan mengajar, serta berbagai atribut sekolah yang mendukung sekolah tersebut menjadi sekolah layak anak di Pekanbaru.

Ketua Yayasan Qomaruzaman melepaskan, awal pendiriannya, Tiga konsep untuk mengangkat karyawan, yang pertama loyalitas, guru harus bangga dengan sekolah kita diluar. "Bagaimanapun kondisi didalam sekolah, tidak boleh ada yang menceritakan keburukan, selalu mengabarkan yang baik-baik sekolah diluar," sebutnya.

berikutnya komitmen, yayasan ngasih honor, guru ngasih apa, ini yang selalu ditanamkan, menumbuhkan kesadaran, bahwa dibalik apa yang diberikan yayasan, harus tertanam sesuatu yang harus bisa diberikan seorang guru kepada yayasan /pihak sekolah.

https://riaupunya.com/gambar/foto/9379752343.jpg

Foto rombongan MI Darun Nafis Pangkalan Kerinci dengan jajaran Madrasah Always Alqorni Pekanbaru

"Dan yang terakhir, kerjasama dan sama-sama bekerja. Ini sangat penting, sesuatu yang sulit akan mudah dilakukan dengan cara bersama. Ketiga konsep ini yang selalu kita tanamkan kepada para tenaga pendidikan dan non pendidikan di sekolah ini," ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa selama disekolah para guru tidak dibenarkan memegang Handphone (HP) dan para orang tua wali juga tidak akan memperoleh nomor HP para guru.

"Lalu bagaimana jika terjadi masalah dengan anak didik? Sekolah ini menyediakan Call center dan hanya melalui nomor itu para orang tua/wali murid bisa meminta penjelasan dari pihak sekolah/yayasan tentang anak didik. Dan juga disekolah ini para guru ketika menyerahkan laporan pendidikan anak, tidak dibenarkan menerima hadiah dalam bentuk apapun," tegasnya.

"Semoga kami bisa terus menebar semangat kepada sekolah-sekolah lain, sehingga akan semakin banyak muncul sekolah di provinsi Riau ini seperti Madrasah Uways Alqorni, yang tidak hanya menjadi kunjungan dari Sekolah-sekolah Islam, tapi juga dari sekolah non Islam," sambungnya mengakhiri.

Kasi Pendis Kemenag Pelalawan Abdul Wahid mengatakan bahwa study tiru yang dilakukan dengan membawa Kepala sekolah, majelis guru dan pihak yayasan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag Pelalawan untuk bisa memberikan pengalaman dan ilmu dari sekolah yang setara, namun sukses menjadi sekolah percontohan.

https://riaupunya.com/gambar/foto/933726705.jpg

kasi Pendis Kemenag Pelalawan Abdul Wahid saat menyampaikan sambutan

"Kita ingin juga mempertagas kepada para kepala sekolah ataupun pihak yayasan bagaimana madrasah itu hadir sebagai madrasah yang sebenar benarnya, tidak hanya sebagai pelengkap yang selama ini banyak dipandang orang," ujarnya.

Dengan melakukan study tiru, pihaknya berharap ada sesuatu yang bisa dibawa pulang dan diterapkan oleh pihak MI Darun Nafis, sehingga tentu diharapkan bisa juga menyebarkan ke sekolah atau madrasah lainya di Kabupaten Pelalawan.

"Ini adalah bagian dari kita untuk bisa terus memajukan madrasah-madrasah yang ada, sehingga bisa terus memperbaiki diri, untuk bisa menjadi sekolah terbaik. Dapat sama-sama kita lihat tadi bagaimana proses pembelajaran, cara pihak sekolah mendidik atau menumbuhkan kesadaran kepada anak untuk disiplin dan hal lainnya yang perlu ditiru," tegas Wahid.

Kepala MI Darun Nafis Pangkalan Kerinci Pelalawan, Rahayu SH menyebut pilihan ke Madrasah Uways Alqorni Pekanbaru sebagai tempat study tiru dikarenakan sekolah ini merupakan sekolah swasta dengan ragam prestasi, baik di tingkat Kota Pekanbaru, Provinsi bahkan di tingkat nasional.

"Tentu banyak yang kami peroleh dari kunjungan ini, dan kami berharap secara bertahap bisa menerapkannya disekolah kami, yang akan kami awali dengan peningkatan disiplin, dengan sudah disiplin dari berbagai hal, kami berkeyakinan, hal-hal lainya juga akan mudah kami perbaiki," ujarnya.

Dia juga berharap, tidak hanya sekedar melakukan kunjungan ke sekolah tersebut, hubungan lanjutan bisa melalui telepon dan sejenis atau bahkan bisa dengan mengundang pihak Madrasah Uways Alqorni ke Pelalawan untuk melakukan bimbingan kepada sekolahnya.

"Kita berharap ini tidak sampai sebatas kunjungan hari ini saja, keberlanjutan semisal kita melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menjadikan sekolah kita lebih baik juga akan kita lakukan ke depannya," imbuhnya.

Semangat Menginspirasi Sekolah Lain

Sementara Hilva Ramadhani menyampaikan memang selama ini MI dan MTs Uways Alqorni merupakan salah satu sekolah referensi Satuan Pendidikan Ramah Anak di Indonesia yang menjadi acuan untuk studi banding, studi contoh, dan studi tiru dari banyak sekolah terutama di Provinsi Riau. Biasnya pihak madrasah melayani beberapa sekolah, namun kali ini hanya untuk MI Darun Nafis.

https://riaupunya.com/gambar/foto/6358674471.jpg

Direktur /Kepala Madrasah Uways Alqorni Hilva Ramadhani saat memberi pemaparan tentang sekolah

"Dan Alhamdulillah kami hari ini khusus menerima dari kunjungan MI Darun Nafis. Kunjungan ini kami bisa berbagi ilmu, kami bisa berbagi pengalaman, bagaimana menyusun sebuah manajemen Satuan Pendidikan Ramah Anak dan bagaimana membuat suatu manajemen pendidikan Yang berkarakter baik untuk peserta didik dan tenaga pendidik,"sebutnya.

Selain sebagai sekolah ramah anak, madrasah Uways Alqorni merupakan salah satu binaan dari KPK Bidang Pendidikan. KPK RI yang menerapkan sistem pendidikan berintegritas anti korupsi. Pihaknya melakukan pendidikan anti korupsi itu dari lini yang terkecil. Seperti anak-anak ke sekolah harus memakai helm, taat aturan, kemudian kami tidak menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun saat penerimaan rapor dari orang tua.

"Karena jika yang diberikan itu berbentuk seperti gratifikasi atau menyuap dan lain sebagainya. Sehingga guru-guru kami bersih dari intimidasi atau kecenderungan terhadap satu anak, atau pilihkasi dan lain sebagainya,"tegasnya.

Pada waktu kunjungan, tim MI Darun Nafis menyaksikan secara langsung kegiatan pembelajaran, lalu menerima penjelasan dari perwakilan Uways Alqorni. Pertemuan tersebut diwarnai dengan sesi tanya jawab yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari kedua pihak. (NR)

Berita terkini

UR Fasilitasi Kesepahaman Dalam Mengelola Institusi

Senin, 22 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Alumni UMRI Harus Mampu Jaga Nama Baik Almamater

Sabtu, 13 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Pekanbaru Juara O2SN SD Tingkat Provinsi Riau

Rabu, 10 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Pendidikan Khusus Riau Diberi Pembekalan

Selasa, 09 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+