Jumat, 01 Mei 2026 - 12:45:56 WIB

UMRI Perkuat Nilai Nilai Al Islam Kemuhammadiyahan Kepada Lulusan

PEKANBARU -- Sebanyak 418 calon wisudawan/ti Universitas Muhammadiyah Riau (umri) mengikuti program pengembangan karakter serta persiapan menjelang Wisuda XXX yang diselenggarakan di Pekanbaru pada Jumat 1 Mei 2026, di Masjid Baitul Hikmah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesiapan para lulusan agar tidak hanya memiliki keterampilan akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat.

Acara yang diberi nama Baitul Arqom Purna Studi dan Pembekalan Calon Wisudawan ini melibatkan 162 peserta pria dan 256 wanita, termasuk 11 individu dari program pascasarjana.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan dua fase utama, yaitu penguatan nilai keislaman dan sesi peningkatan kapabilitas para lulusan.

Rektor umri, Saidul Amin, yang hadir secara daring, berpendapat bahwa pembekalan ini sangat penting untuk menguatkan kembali nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan calon lulusan.

"Karena mungkin sudah lama tidak diulang, kita bisa saja mulai melupakan elemen-elemen Al Islam dan Kemuhammadiyahan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai ini merupakan perbedaan utama antara umri dan institusi pendidikan tinggi lainnya.

Rektor juga berharap agar para lulusan dapat menguatkan hubungan spiritual, menghormati orang tua, dan aktif berkontribusi dalam organisasi Muhammadiyah.

Selain itu, materi pembekalan juga meliputi penguatan keterampilan lunak agar para lulusan dapat berfungsi sebagai solusi dalam masyarakat, bukan menjadi bagian dari masalah yang ada.

Dr Jupendri, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa program ini menjadi ciri khas universitas dalam menyiapkan lulusan yang memiliki karakter.

"Ini adalah sesuatu yang membedakan antara alumni kami dengan universitas lainnya," terang Jupendri.

Ia menambahkan bahwa selain memperkuat karakter, program ini juga mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Sementara, dalam sesi utama, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr. Hendri Sayuti, menekankan pentingnya karakter sebagai kunci keberhasilan masa depan.

"Masa depan akan dimiliki oleh orang-orang yang memiliki karakter. Namun, tantangan yang ada adalah bagaimana menjaga karakter tersebut," ujar Hendri.

Dia juga menyatakan bahwa menjadi lulusan yang berdampak adalah bagian dari identitas Muhammadiyah, yang tidak hanya sebatas konsep, tetapi juga harus diimplementasikan dalam tindakan nyata di masyarakat.

Dia berpendapat bahwa peran alumni bisa dimulai dari partisipasi aktif di tingkat ranting dan cabang Muhammadiyah, sehingga keberadaan lulusan benar-benar terasa.

Hendri menambahkan bahwa saat ini Muhammadiyah sudah ada di 30 negara, bahkan beberapa di antaranya telah berkembang menjadi organisasi mandiri dengan nilai ideologis yang sejalan.

Melalui acara ini, umri berharap para lulusannya dapat membawa nilai “unggul dan mencerahkan semesta” dalam kehidupan nyata setelah menyelesaikan studi mereka.(NR)

Berita terkini

Wisudawan FKIP Unilak, Nurhayatun Nufus Raih IPK 4

Jumat, 24 Juli 2020 - 02:35:35 WIB

PMB Unilak, Inovasi Rektor Muda Ditengah Pandemi Corona

Sabtu, 25 Juli 2020 - 15:15:37 WIB

Puskar dan Fisipol UIR Gelar Webinar

Rabu, 15 Juli 2020 - 15:15:56 WIB
Semarak Milad ke-38

Ini Finalis Segak Lawa Unilak 2020

Kamis, 09 Juli 2020 - 16:05:32 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+