Jumat, 20 Maret 2026 - 12:10:44 WIB

Pekanbaru Diguyur Hujan Deras, Ribuan Warga Muhammadiyah Tetap Padati Kampus Umri untuk Sholat Idul Fitri

PEKANBARU -- Ribuan warga Muhammadiyah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah dengan melaksanakan Shalat Ied pada Jumat 20 Maret 2026 pagi. Salah satu lokasi utama pelaksanaan ibadah dipusatkan di Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Meskipun sejak pagi Kota Pekanbaru diguyur hujan deras, tak menyurutkan jemaah untuk hadir langsung. Ribuan orang memadati Masjid Baitul Hikmah yang berada di dalam kompleks kampus. Karena jumlah jemaah cukup banyak, ada yang harus melaksanakan shalat di ruang kelas hingga halaman masjid. Namun, suasana khidmat tetap terjaga, diiringi kesejukan pagi yang menyelimuti pelaksanaan ibadah.

Pada pelaksanaan tahun ini, H Abunawas, SAg MM., yang menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau dan juga Anggota Badan Pembina Harian (BPH) Umri, bertindak sebagai imam shalat. Sementara itu, khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Dr H Zulfadli, Lc MA., dari Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Jufrizal Syahri, MSi., selaku Wakil Rektor III Umri, memberikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah perbedaan dalam menetapkan hari raya. Ia menegaskan bahwa perbedaan ini seharusnya dianggap sebagai karunia yang memperkaya persatuan daripada sebagai penyebab perpecahan.

"Kami mengingatkan, sesuai dengan petunjuk pemerintah, bahwa perbedaan ini bukanlah alasan untuk memisahkan kita, tetapi harus dipandang sebagai hadiah untuk membangun persatuan. Kita perlu saling menghormati. Meskipun hari ini Muhammadiyah sudah merayakan lebaran, kita harus tetap menghormati saudara-saudara Muslim yang masih menjalani puasa," tambahnya.

Ia berharap bahwa pelajaran dari perbedaan tersebut dapat memperkuat persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pelaksanaan Salat Ied di Kampus Umri berjalan dengan tertib dan lancar, diikuti dengan sesi silaturahim antarjemaah yang sangat hangat.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa lokasi salat yang awalnya ditetapkan di halaman kampus harus dipindahkan ke dalam masjid dan ruang lain karena cuaca hujan.

"Ini adalah acara tahunan yang kami selenggarakan. Kami menyediakan akses, tempat, dan edukasi untuk masyarakat merayakan salat Idulfitri di kampus. Ini menunjukkan dampak positif kampus bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Dr Zulfadli menekankan pentingnya sikap lapang dada dalam menyikapi perbedaan penetapan Idul Fitri. Ia mengajak umat Islam untuk lebih mengedepankan persamaan yang menjadi dasar persatuan.

“Kita ingin menyampaikan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah perbedaan hari raya ini. Mari kita berlapang dada. Sesungguhnya, yang lebih banyak adalah persamaan kita: Tuhan kita sama, Allah SWT.; Nabi kita sama, Muhammad SAW.; dan kita semua adalah umat Islam. Perbedaan hanya terletak pada tanggal hari raya, namun tetap berada dalam satu bulan Syawal,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk terus mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan umat, dengan mengesampingkan perbedaan yang ada.

Ia juga menyampaikan enam hal yang perlu dilakukan agar tetap meraih kemenangan pasca-Ramadan. Yaitu istiqamah, memperbanyak dzikir, taat kepada Allah dan Rasul, jangan berbantah-bantah, bersabar dan ikhlas.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, perayaan Idul Fitri oleh warga Muhammadiyah di Pekanbaru tahun ini berlangsung penuh makna, meski di tengah guyuran hujan.**

Berita terkini

Bupati Alfedri Lepas Keberangkatan JCH Siak Kloter 32

Kamis, 22 Juni 2023 - 16:00:26 WIB

Jemaah Haji Kloter BTH 02 Rutin Diberikan Manasik

Selasa, 13 Juni 2023 - 18:55:59 WIB

Bupati Rohil Lepas 281 Jemaah Haji Menuju Pekanbaru

Jumat, 26 Mei 2023 - 13:55:57 WIB

KONI Bengkalis Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim 

Rabu, 19 April 2023 - 10:05:34 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+