Rabu, 25 Februari 2026 - 10:10:49 WIB

Bupati Zukri Pimpin Rapat Penanganan Banjir Sungai Kampar

PELALAWAN -- Bupati Pelalawan Zukri memimpin rapat tentang cara mengatasi banjir di Sungai Kampar di Ruang Rapat Bupati, pada Selasa, 24 Februari 2026.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Daniel, beserta timnya, serta beberapa kepala OPD dan pihak terkait lainnya dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Zukri mengungkapkan bahwa frekuensi banjir akibat meluapnya Sungai Kampar semakin meningkat. Jika sebelumnya banjir hanya terjadi di tepi sungai, kini genangan air mulai mengancam area perkotaan disebabkan oleh hujan lebat, sedimentasi sungai, dan aliran air dari hulu.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan fokus pada pengaturan Sungai Kerinci yang berfungsi sebagai saluran pembuangan banjir di Pangkalan Kerinci. Penyempitan alur sungai dan akumulasi sedimen dianggap sebagai penyebab utama meluapnya air saat curah hujan tinggi.

“Upaya yang direncanakan meliputi memperlebar sungai, membangun tanggul di kiri dan kanan, menanami bantaran dengan pohon, serta membuat pintu air untuk menjaga kestabilan aliran air. Selain itu, kawasan ini juga akan dijadikan area terbuka hijau dan tempat wisata dengan jalur jogging di sepanjang sungai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Pelalawan juga sedang mempersiapkan aturan berupa Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai kewajiban penanaman pohon bagi pemilik lahan kelapa sawit yang berada di sekitar daerah aliran sungai. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi erosi tanah dan menekan risiko banjir.

Bupati Zukri berharap agar pemerintah pusat, melalui BWS Sumatera III, memberikan dukungan penuh, termasuk dalam penyusunan studi menyeluruh tentang Sungai Kampar serta kawasan strategis lainnya seperti Pulau Mendol di Kecamatan Kuala Kampar, yang merupakan salah satu pusat ketahanan pangan di Kabupaten Pelalawan.

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah nyata dan kerjasama antara sektor untuk mengurangi dampak banjir yang sering terjadi setiap musim hujan di Pelalawan. **

Berita terkini

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+