Selasa, 03 Februari 2026 - 18:20:18 WIB

Akan Dijadikan Pusat Kuliner dan UMKM, Pelabuhan BSL Bengkalis Mulai Dibebenahi

BENGKALIS – Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bengkalis, hingga kini masih berdiri kokoh. Namun, karena aktivitas pelabuhan saat ini hanya melayani angkutan laut antar kabupaten, kondisi perawatan dinilai belum optimal.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan pembenahan secara bertahap, termasuk menginventarisir seluruh aset yang ada di kawasan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana.

“Saat ini kita sudah mulai melakukan pembenahan dan pendataan aset-aset yang ada di Pelabuhan BSL,” ujar Ardiansyah.

Ia menjelaskan, pematangan kawasan pelabuhan akan diupayakan terlebih dahulu pada tahun anggaran berjalan. Jika memungkinkan dan kas daerah tersedia, pembiayaan akan diusulkan melalui APBD Perubahan. Namun apabila belum memungkinkan, penganggaran akan dilakukan pada tahun 2027.

“Kalau memungkinkan di tahun ini dan dananya tersedia, akan kita usulkan di APBD Perubahan. Jika belum, akan kita masukkan di anggaran 2027,” jelasnya.

Menurut Ardiansyah, fasilitas yang ada di pelabuhan itu, terutama di lantai dua, masih dalam keadaan baik. Berbagai fasilitas seperti area memasak, kantin, dan gerai masih dapat digunakan, meskipun perlu sedikit penataan dan perbaikan.

"Di lantai dua sudah tersedia semua, mulai dari tempat memasak, kantin, hingga gerai. Hanya perlu sedikit perbaikan, karena ada beberapa bagian seperti kaca yang pecah dan harus diperbaiki," jelasnya.

Ke depannya, kawasan Pelabuhan BSL direncanakan untuk dikembangkan menjadi pusat makanan dan area usaha yang dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta retribusi daerah.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga berencana untuk merombak lokasi pintu retribusi pelabuhan. Saat ini, pintu retribusi terletak di bagian depan dan akan dipindahkan ke dalam area pelabuhan.

“Pintu retribusi akan kita pindahkan ke dalam, sehingga pengunjung yang hanya datang ke kafe atau pusat kuliner tidak dikenakan retribusi masuk pelabuhan,” katanya.

Saat ini, aktivitas pelabuhan masih terpusat di terminal penumpang. Sementara sejumlah ruang kosong lainnya akan dimanfaatkan sebagai gerai UMKM, kafe, pusat kuliner, serta tempat penjualan oleh-oleh khas Bengkalis seperti kain tenun dan kue tradisional.

“Harapan kita, ruangan kosong ini bisa dimanfaatkan untuk UMKM, kafe, dan pusat oleh-oleh. Lantai dua akan kita jadikan pusat kuliner dan kafe anak muda yang terbuka untuk umum, sehingga kawasan pelabuhan bisa lebih hidup,” pungkas Ardiansyah. (AP)

Berita terkini

Bulan September, Capella Honda Tawarkan Program SUPER

Sabtu, 06 September 2025 - 17:04:23 WIB

Semarak Convoy Merdeka HOBIKU 2025 di Pekanbaru

Minggu, 24 Agustus 2025 - 15:47:47 WIB

Pentingnya Solidaritas Sosial di Tengah Krisis Global Dunia

Jumat, 15 Agustus 2025 - 16:51:43 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+