Jumat, 12 Desember 2025 - 12:00:46 WIB

Rakor Standarisasi RBRA Digelar di Pekanbaru, Dua RTH Siap Jadi Role Model Ruang Bermain Ramah Anak

PEKANBARU (RiauPunya.com) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Hotel Grand Central, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat 12 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri PJ Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut dan sejumlah pejabat teras Pemko Pekanbaru, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muhammad Amin, Kepala Dinas Kesehatan Hazli, Kepala Dinas Perhubungan Sunarko, Camat Pekanbaru Kota Rain Riska, Camat Senapelan Wira Setiadi, Kepala DLHK Reza Aulia, Forum Anak Kota Pekanbaru, APSAI, serta FWKLA Pekanbaru.

Rakor juga melibatkan tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Hadir sebagai auditor, Pudjo Sumbodo dan Hamid Patilima, serta pemapar dari Kementerian PPPA, Amaratih Sriutami.

Dalam pemaparannya, Amaratih mengungkapkan bahwa Pekanbaru menjadi daerah dengan angka tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni mencapai 208 kasus. Kondisi ini, menurutnya, terjadi akibat minimnya pengawasan sehingga perlu penanganan serius dari seluruh elemen.

Kepala Dinas PPPA Kota Pekanbaru, Erna Juita, menyebut Pemko semakin fokus pada penyediaan ruang bermain yang benar-benar aman, layak, dan ramah anak. Dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi objek penilaian RBRA adalah RTH Putri Kacang Mayang di Jalan Sudirman dan RTH Taman Tunjuk Ajar di Jalan Ahmad Yani.

“Pengecekan lapangan sudah dilakukan, hasilnya telah kami himpun. Berbagai rekomendasi perbaikan juga sudah disiapkan agar dua RTH ini dapat menjadi role model RBA bagi kota-kota lain di Indonesia,” ujar Erna.

Berdasarkan hasil audit tim Kementerian PPPA, RTH Putri Kacang Mayang berhasil meraih predikat Utama, sementara RTH Taman Tunjuk Ajar mendapatkan predikat Nindia. Kedua penilaian ini menandakan bahwa dua lokasi tersebut telah memenuhi sebagian besar standar ruang bermain ramah anak dan tinggal memaksimalkan beberapa aspek sesuai rekomendasi auditor.

Dua RTH tersebut kini juga tengah dalam proses sertifikasi guna memperkuat komitmen Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terus berkoordinasi dan memberikan dukungan agar standar ramah anak di dua lokasi itu benar-benar terwujud.

Penjabat (PJ) Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyatakan optimistis bahwa Pemko mampu meraih sertifikasi terbaik untuk RTH Putri Kacang Mayang maupun RTH Taman Tunjuk Ajar. Ia menegaskan komitmen daerah untuk menindaklanjuti seluruh usulan perbaikan dari tim auditor Kementerian PPPA.

“Kami siap melaksanakan seluruh perbaikan yang direkomendasikan. Ini langkah penting agar ruang bermain tersebut semakin aman, nyaman, dan ideal bagi anak-anak,” tegasnya. ***

Berita terkini

Babinsa Imbau Warga Jaga Prokes dan Lingkungan 

Kamis, 16 September 2021 - 10:30:25 WIB

Monitoring Swab PCR, Ini Pesan Babinsa Sertu Khairuddin

Selasa, 14 September 2021 - 11:20:27 WIB

Babinsa Bagikan Sembako di Jalan Karet 

Senin, 13 September 2021 - 11:23:49 WIB

Babinsa Serahkan Bantuan Sembako untuk Warga Miskin

Sabtu, 11 September 2021 - 11:45:14 WIB

Lagi, Babinsa Sukaramai Distribusikan Nasi Bungkus ke Warga

Sabtu, 11 September 2021 - 11:43:42 WIB

Effedi Sianipar Sosialisasi UU Cipta Kerja di Unilak

Rabu, 08 September 2021 - 17:30:08 WIB

Babinsa Monitoring Vaksinasi Merdeka 

Jumat, 10 September 2021 - 10:52:03 WIB

Komsos, Sertu Edi Priyanto Ingatkan Warga Tetap Prokes

Kamis, 09 September 2021 - 08:20:02 WIB

Babinsa Bagikan Sembako di Panger 

Selasa, 07 September 2021 - 12:55:16 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+