Selasa, 09 Desember 2025 - 14:45:17 WIB

Hakordia 2025, Kejari Bengkalis Umumkan Pengembalian Kerugian Negara Sebesar 1,210 Miliar Rupiah

BENGKALIS (RiauPunya.com) – Bertepatan dengan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis merilis capaian pengembalian kerugian negara dari berbagai perkara tindak pidana korupsi sepanjang Januari hingga Desember 2025. Total uang negara yang berhasil dipulihkan mencapai Rp1,210 miliar.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis, Sadda Lubis, dalam konferensi pers di kantor Kejari Bengkalis, Selasa 9 Desember 2025. Ia didampingi Kasi Pidsus P. Damanik dan Kasi Intelijen Wahyu Ibrahim.

“Dari perkara tindak pidana korupsi, kita berhasil mengembalikan kerugian negara sebesar satu miliar dua ratus sepuluh juta rupiah. Ini belum termasuk perkara Pidum,” tegas Sadda Lubis.

Rincian Pengembalian Kerugian Negara (PNBP) Tahun 2025

Berdasarkan data resmi Kejari Bengkalis, berikut penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang berasal dari terpidana perkara Tipikor:

Deston Sitomorang
Perkara: Penjualan pupuk subsidi TA 2020–2021
Setoran: Rp50 juta (17 Februari 2025)

Sri Haryati, SH
Perkara: Penyalahgunaan jabatan dalam penanganan perkara narkotika
Setoran: Rp100 juta (28 Februari 2025)

Untung Sujarwo
Perkara: Penyimpangan kredit sektor pertanian pada BPD Riau Kepri Syariah Bengkalis TA 2021
Setoran: Rp1 miliar (25 November 2025)
Uang rampasan untuk negara: Rp60 juta (25 November 2025)


Total keseluruhan pengembalian kerugian negara dari keempat setoran tersebut mencapai Rp1,210 miliar.

Tema Hakordia 2025: Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat

Konferensi pers ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hakordia 2025 yang mengusung tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat.”

Kajari Sadda Lubis menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

“Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama. Kita perlu sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut tema tahun ini selaras dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

Capaian Kerja Pidsus Kejari Bengkalis Tahun 2025

Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) mencatat sejumlah capaian sepanjang tahun 2025:

1. 3 penyidikan perkara Tipikor


2. 17 penuntutan perkara


3. 14 eksekusi perkara


4. 3 penuntutan perkara Bea Cukai


5. 5 eksekusi perkara Bea Cukai

Selain itu, Pidsus juga sedang menangani beberapa perkara yang telah naik ke tahap penyidikan, antara lain:

Kasus tambak udang

Perkara SPPD diduga fiktif di Dinas Sosial Bengkalis


Sejumlah perkara lain juga masih dalam proses pengumpulan keterangan saksi dan barang bukti. (AP)

Berita terkini

Jalam Amblas di Kuok Sudah Bisa Dilalui

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ditolak Hakim, Kakak Angkat Ahok Urung jadi Saksi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Hamili Anak Tiri, Residivis Rampok Ditangkap Polres Inhil

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

700 Rumah Warga Sijunjung Sumbar Terendam Banjir

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi dan TNI Berjaga di Halaman Masjid Istiqlal

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Simpatik, Polisi Tak Boleh Pungli dan Arogan

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ajukan PK, OC Kaligis Sodorkan 27 Novum

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Korban Banjir Mojokerto Kesulitan Makanan

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bus Bawa Rombongan Guru Terjun ke Jurang, Enam Orang Tewas

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bendung Katulampa Kembali Siaga III, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Kisah Pengungkapan Kasus Sabu dalam Kacang Kulit

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+