Rabu, 30 April 2025 - 21:00:31 WIB

Demi Ketahanan Pangan, Bupati Rohul Tegaskan Larangan Izin Alih Fungsi Sawah

ROKAN HULU (Riaupunya.com) – Komitmen Bupati Rokan Hulu, Anton ST, MM dalam menjaga ketahanan pangan tak main-main. Orang Nomor Satu di Rohul itu langsung memimpin rapat koordinasi lintas sektor terkait perlindungan lahan pertanian dan sistem irigasi yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Rabu 30 April 2025.

Rakor ini menjadi langkah awal serius menuju swasembada pangan lokal sekaligus mendukung visi besar Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.

Rapat dihadiri para pimpinan OPD strategis, perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III, camat, penyuluh, hingga tokoh desa dari wilayah penghasil padi yang mengandalkan irigasi Osaka.

Dalam arahannya, Anton menyoroti maraknya alih fungsi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit. Ia menginstruksikan langsung kepada DPMPTSP, camat, dan kepala desa untuk tidak lagi menerbitkan izin perubahan fungsi lahan.

“Sawah adalah masa depan pangan kita. Jangan lagi ada izin alih fungsi. Kita akan data ulang luasan sawah per orang di tiap desa. Petani harus kembali jadi kekuatan utama daerah,” tegasnya.

Langkah ini akan disusul penyesuaian jumlah penyuluh pertanian agar pembinaan lebih optimal. Menurut Anton, penyuluh harus aktif membimbing petani, termasuk dalam pengaturan pola tanam dan manajemen irigasi.

“Jika nanti ada irigasi dibangun, maka harus diatur penggunaannya. Sistem buka-tutup aliran atau masa tanam perlu dibina dengan baik. Penyuluh harus hadir di tengah petani,” ujarnya.

Tak hanya soal pendampingan, Anton juga menyoroti krusialnya irigasi Osaka di Kecamatan Rambah Samo. Ia menugaskan Dinas PUPR untuk mengupayakan agar pengelolaan irigasi yang kini di bawah kewenangan provinsi dapat dialihkan ke daerah.

“Air adalah nyawa pertanian. Kita ingin kelola langsung agar aliran ke sawah tidak lagi tersendat. Koordinasi dengan provinsi dan pusat harus segera dilakukan,” pungkasnya.

Menutup rapat, Anton menyampaikan mimpi besarnya yaitu menjadikan petani padi di Rokan Hulu punya pendapatan setara petani sawit. Ia mengajak seluruh elemen untuk menciptakan inovasi dan gebrakan demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

“Kalau petani sawah bisa sejahtera, maka kita tidak perlu lagi bergantung dari luar. Ini perjuangan kita bersama. Mulai hari ini, kita jaga sawah, kita jaga masa depan," pungkasnya. (Adv/diskominfo/lim)

Berita terkini

Pemkab Rokan Hulu Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029

Kamis, 04 September 2025 - 21:05:33 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+