Sabtu, 01 November 2025 - 17:44:57 WIB

Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Sukses Digelar Aisyiyah Riau

PEKANBARU (RiauPunya.com) -- Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) sukses gelar Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah, di Audiotrium Kampus Utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, pada Sabtu 1 November 2025.

Ratusan kader Majelis Kesehatan Aisyiyah dari Wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat hadir dalam Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Batch VI bertema “Penguatan Kepemimpinan untuk Percepatan Aksi Dakwah Kesehatan Aisyiyah”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr Siti Noordjannah Djohantini, MM MSi., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran perempuan Aisyiyah dalam memperkuat gerakan dakwah di bidang kesehatan.

“Aisyiyah tidak hanya berbicara tentang pelayanan medis, tetapi juga perjuangan kemanusiaan. Kita hadir untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan kesehatan masyarakat dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Noordjannah.

Ia menambahkan, Aisyiyah hadir sebagai gerakan dakwah kemanusiaan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak.

“Dalam situasi tantangan kesehatan yang semakin kompleks, Aisyiyah berupaya menghadirkan solusi melalui gerakan berbasis nilai Islam, penguatan kader, serta kolaborasi lintas sektor. Pendekatan kami tidak hanya medis, tetapi juga moral dan sosial agar kesehatan dipahami sebagai bagian dari kesejahteraan yang holistik,” tegasnya.

Noordjannah juga berharap konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat jaringan, memperdalam komitmen, dan meneguhkan semangat pengabdian para kader.

“Kader Aisyiyah di wilayah Riau, Kepri, dan Sumatera Barat harus menjadi contoh gerakan perempuan yang tangguh, peduli, dan berdaya guna bagi masyarakat. Dengan semangat persaudaraan dan profesionalitas, insyaAllah Aisyiyah akan terus membawa kemajuan bagi umat dan bangsa,” imbuhnya.

Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr Warsiti, SKep M.Kep SpMat., menekankan pentingnya memperkuat layanan kesehatan primer berbasis komunitas.

“Kesehatan primer adalah garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Kader Aisyiyah harus menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat dengan mengutamakan pendekatan promotif dan preventif,” tutur Warsiti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.

“Atas nama Pimpinan Pusat Aisyiyah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ibu-ibu yang hadir di Pekanbaru. Amanah dakwah kesehatan ini adalah tanggung jawab besar, dan kehadiran ibu-ibu hari ini menjadi bukti nyata dedikasi serta semangat untuk terus menggerakkan kesehatan Muhammadiyah di seluruh penjuru negeri,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Riau, Dr Hj Hikmani, MPd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini membawa dampak nyata bagi kemajuan gerakan kesehatan Aisyiyah di daerah.

“Kami berharap acara ini memberi dampak positif bagi Aisyiyah Riau, khususnya di bidang kesehatan. Semoga semangat para bunda Aisyiyah terus tumbuh, dan semakin banyak berdiri klinik-klinik kesehatan di berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Sumatera Barat dan Kepulauan Riau menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan dakwah tanpa batas wilayah,” ungkap Hikmani.

Wakil Rektor II UmriDr H Baidarus, SAg MM., menilai kegiatan ini sebagai keberkahan bagi Umri dan wujud nyata sinergi antara amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Ini keberkahan bagi Umri. Sebagai amal usaha Muhammadiyah, Umri harus mampu memberi dampak nyata bagi Persyarikatan. Kami sangat bergembira dapat memfasilitasi para ibu dari tiga wilayah ini. Dengan kegiatan seperti ini, persoalan masyarakat, terutama terkait kesehatan dan stunting, bisa kita tangani bersama,” ujar Baidarus.

Ia juga menegaskan komitmen Umri untuk terus berkontribusi di bidang kesehatan. “Selama ini Muhammadiyah di Riau memang belum memiliki rumah sakit. Karena itu, Umri akan terus berupaya memberikan kontribusi konkret, termasuk melalui kerja sama dan dukungan bagi gerakan kesehatan Aisyiyah,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat dakwah ini menjadi bukti nyata sinergi antara Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam membangun kesehatan masyarakat berbasis nilai Islam dan pemberdayaan pereperempuan. **

​​​​​

Berita terkini

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Curhat Guru Bantu Riau ke Gubri

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Di Jogyakarta Kini Terdapat 106 Perguruan Tinggi

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Orasi Ilmiah Tiga Guru Besar UR saat Pengukuhan

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bidang Teknik, Rektor UR Kukuhkan Tiga Guru Besar

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+