Senin, 03 Juni 2024 - 17:15:34 WIB

Pengabdian Kepada Masyarakat

Dosen Unilak Lakukan Pembinaan Peningkatan Penghasilan Pelaku UMKM Melalui E-commerce

PEKANBARU -- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan kontributor yang signifikan bagi perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu mesin penggerak ekonomi pedesaan. UMKM merupakan jenis usaha yang mampu bertahan melalui krisis ekonomi seperti yang dialami Indonesia pada masa lalu. Pertumbuhan dan perkembangannya yang terus berlanjut memerlukan strategi penguatan peran UMKM, sehingga dapat menjadi solusi nyata bagi masalah pengangguran.

Namun, karena berbagai masalah, kualitas pertumbuhan UMKM tidak berubah secara nyata. Masalah umum yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah kurangnya selain literasi keuangan juga penjualan melalui pemanfaatan e-commerce.

Menganalisis permasalahan yang dihadapi UMKM, meningkatkan pengetahuan dosen program Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning, dan menawarkan solusi konkrit dan aplikatif bagi pelaku UMKM pada umumnya melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dosen Pasca Sarjana Unilak yang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat tersebut adalah Dr Agus Seswandi SE MSi selaku Ketua, dengan berangotakan Dr Bambang Supeno MM, Dr Burhan SE Ak MA, dan Dr Fahmi Oemar SE Ak CA. Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengambil tema Upaya Peningkatan Penjualan UMKM melalui Digital Marketing E-Commerce tersebut dilaskanakan kepada mitra Erina Pusat Penjualan Oleh-oleh di Rumbai Pekanbaru.

Dengan melakukan perencanaan dan pengelolaan penjualan secara online (digital marketing), merupakan salah satu aspek terpenting bagi perkembangan UMKM. Dimana pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi usahanya dalam periode tertentu dan sebagai dasar dalam mengambil keputusan terbaik dalam aspek penjualan. Namun, sebagian pelaku UMKM masih menganggap pengelolaan digital marketing ini rumit dan sesuatu yang tidak perlu dilakukan.

Kemajuan teknologi saat ini telah menghasilkan beberapa penyesuaian pada rutinitas kita sehari-hari. Salah satu sarana komunikasi dan bisnis yang paling penting saat ini adalah media digital. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum sepenuhnya memahami bagaimana memanfaatkan media berbasis digital untuk mengembangkan usahanya.

Dalam aspek digital marketing atau e-commerce, teknologi atau media online yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM antara lain media sosial dan market place, seperti facebook, istagram, grup WA dll. Dengan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produk-poduk UMKM, ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tingkat penjualan.

Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang akan dilaksanakan memiliki tujuan mendorong pelaku UMKM Erina pusat penjualan Oleh-oleh untuk dapat meningkatkan penjualan dan memanfaatkan media sosial. Pada pelaksanaanya, terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan tim diantaranya yaitu memberi pengetahuan serta pelatihan praktis mengenai ilmu manajemen pengelolaan media sosial sebagai media penjualan secara online.

Dari kegiatan yang dilaksanakan, Agus Seswandi menjelaskan bahwa permasalahan mitra adalah kurangnya pemahaman tentang pemahaman manajemen pemasaran dan digital marketing. Pemahaman yang benar tentang penggolahan pemahaman manajemen pemasaran dan digital marketing sangatlah perlu. Hal tersebut menjadi penting dalam peningkatan penjualan produk-produk yang di hasilkan menjadi lebih baik.

"Target dan luaran yang ingin dicapai adalah Adanya peningkatan pemahaman manajemen pemasaran dan digital marketing serta mempraktikkannya, Adanya peningkatan penjualan mitra dalam pemasaran produk-produknya, dan Adanya perubahan pola pikir mitra kebutuhan dalam menggunakan digital marketing," sebutnya.

Dari kegiatan ini Solusi yang ditawarkan adalah Terhadap permasalahan mitra menurutnya adalah, terkait dengan kurangnya pemahaman manajemen pemasaran yaitu pendampingan tentang penerapan menajemen pemasaran UMKM dalam usaha meningkatkan pengelolaan pemasaran yang lebih produktif.

"Terhadap permasalahan mitra yang terkait dengan kurangnya memanfaatkan digital marketing yaitu memberikan pendampingan tentang pemanfaatan facebook, instagram dll secara benar dalam meningkatkan penjualan," imbuhnya. (tim)

Berita terkini

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

66 Orang Dosen UIR Telah Bergelar Doktor

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Perguruan Tinggi Ikut Andil Bangun Daerah

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Besok, 1.538 Lulusan UIR Diwisuda

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

PWI Inhil Dukung Program Kelas Inspirasi

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UIR Bekali 1.416 Calon Sarjana Kiat Menghadapi Dunia Kerja

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Buat Sirop dan Tanam Markisa

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pelaksanaan UNBK, Disdik Hanya Tanggung SMP Negeri

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bawa Pulang Piala, SMAN 4 Borong Dua Juara Sekaligus

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

101 Anak Petani Sawit Riau Bersiap Lakukan PKL

Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Bina Kepribadian dan Kepemimpinan, Mahasiswa UMRI Ikuti P2KK

Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+