Selasa, 23 April 2024 - 12:50:34 WIB

Unilak Dukung Program Literasi Digital Sektor Pendidikan Bagi Gen Z

PEKANBARU -- Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau Prof Dr Junaidi menegaskan dukungan untuk program literasi digital sektor pendidikan bagi mahasiswa (genZ), hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Roadshow literasi digital sektor pendidikan dengan tema membangun jejak digital yang positif; literasi digital untuk generasi masa depan, yang diadakan oleh Kominfo, Pemprov Riau, relawan digital Riau dan Unilak, Selasa 23 April 2024 di aula Pustaka.

Kegiatan diikuti oleh 300 mahasiswa dari berbagai fakultas di Unilak dan mahasiswa undangan dari beberapa kampus di Riau, hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor III Unilak Dr Hardi SE MM, Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Mimi Yuliani Nazir, Bambang Tri Ketua Tim Literasi Sektor Pendidikan Kementerian Kominfo. Dengan narasumber Fajar Eri Dianto, Wahyu Ari Sandi, dan Alfi Syafaati.

Prof Junaidi dalam sambutannya menyebutkan, mendukung program literasi digital pada generasi muda, termasuk mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Saat ini zaman sudah dipengaruhi dan ditentukan dunia digital, jutaan informasi tersaji dan dapat diakses dengan mudah di telepon seluler. Anak anak yang lahir di tahun 2000an lahir ketika perkembangan teknologi digital semakin pesat. Ada informasi yang bermanfaat,juga ribuan informasi bohong/hoax juga tersaji sehingga kita perlu menyadari agar tdak menjadi korban dunia digital, sehingga perlu bersahabat dengan perkembangan digital. Yang positif perlu kita ambil manfaatnya.

" Saat ini jangan sampai media sosial yang mengendalikan kita, tapi kita yang harus mengendalikan diri, hati hati, jangan setiap hal hal yang negatif di posting di media sosial, dikit-dikit di uplod,maka itu akan menjadi jejak digital diri. Saat ini banyak perusahaan dalam melakukan rekruetmen telah melihat media sosial, perilaku bermedia sosial, maka isi jejak digital dengan hal-hal positif, saat ini media sosial bisa menjadi representasi diri pada hari ini. Maka saya berpesan pentingya prinsip saring sebelum sharing, ujar Prof Junaidi.

Pada kesempatan itu Prof Junadi turut memberikan tips bijak dan beretika dalam dunia digital diantaranya bijaksana dalam meneruskan informasi yang diterima, jangan asal menyebarkan, gunakan bahasa sopan dan hindari kata multitafsir, hindari penyebaran informasi sensitif diantaranya isu sara, pornografi, kekerasan, Pentingnya menghargai hasil karya orang lain, serta meminimalisir penyebaran informasi pribadi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama satu hari, dan diisi dengan diskusi dan tanya jawab dari mahasiswa ke narasumber. (wid)

Berita terkini

Kejar Hibah Dikti 2023, ini yang Dilakukan Unilak

Sabtu, 03 Desember 2022 - 07:10:43 WIB

Prodik Teknik Mekatronika Resmi Berdiri di Unilak

Kamis, 17 November 2022 - 19:25:36 WIB

Dihadapan 992 Wisudawan, Rektor UMRI Bicara Falsafah Toga

Sabtu, 05 November 2022 - 13:10:00 WIB

Terbanyak dari Fakultas Hukum, Unilak Wisuda 1090 Mahasiswa

Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:55:46 WIB

Disaksikan Gubernur Riau, Unilak Jalin Kerjasama Dengan UGM

Minggu, 16 Oktober 2022 - 22:40:05 WIB

P2K2 Unilak beri Pembekalan Kepada Mahasiswa

Kamis, 13 Oktober 2022 - 17:40:28 WIB

Peraih Hibah P2MW UMRI Ikuti Workshop Digital Marketing

Senin, 03 Oktober 2022 - 16:30:47 WIB

Alexsander Buka PKKMB FIA Unilak 2022

Kamis, 29 September 2022 - 17:35:29 WIB

PKKMB Tingkat Fakultas Hukum, Jumlah Mahasiswa Baru Meningkat

Jumat, 30 September 2022 - 19:55:10 WIB

Zulkifli Hasan: Jika Ingin Berhasil, Tekuni apa yang Dipilih

Senin, 26 September 2022 - 12:00:00 WIB

Dukung MBKM, FH Unilak dan FH UII Jalin Kerjasama

Kamis, 01 September 2022 - 11:55:54 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+