Bangunan Megah STAIN Bengkalis Mengancam Nyawa Ribuan Mahasiswa
BENGKALIS, Riaupunya.com -- Infrastruktur kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis terus bertambah, pasca dijadikan perguruan tinggi (PT) negeri. Struktur bangunan semakin megah, jika dilihat dari luar pagar pinggir Jalan Lembaga, Kamis 23 Februari 2023.
Hal demikian jika melintas didepan Kampus STAIN Bengkalis. Pintu gerbangnya, begitu kokoh dengan bertuliskan STAIN Bengkalis Kampus Melayu disisi pintu masuk gedung satu lantai tempat proses belajar mahasiswa. Sementara di bagian sisi gedung bangunan baru berlantai tiga, gapura megah bertuliskan STAIN Negeri Bengkalis.
Perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa mencapai lebih kurang 3 ribu orang itu, perlahan terus dibenahi. Dimulai dari 2018 hingga 2022, kampus ternama di Pulau Bengkalis tersebut mendapat kucuran dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, fasilitas yang ada dalam lingkungan kampus masih belum memadai bahkan mengancam nyawa anak didik mahasiswa yang menuntut ilmu mencapai ribuan tersebut. Pasalnya, sejumlah bangunan sarana seperti rumah ibadah masjid, yang sampai hari ini masih terbengkalai, hanya bangunan tiang pondasi berdiri tepat dibelakang kampus. Tak sedikit kucuran dana yang sudah tercurah, untuk pemenuhan infrastruktur STAIN Bengkalis.
Salah satu bangunan gedung lantai III, gedung manajemen kampus dan layanan mahasiswa. Diawal tahun 2018 mulai dibangun melalui APBN senilai Rp 19.730.819.000. Bangunan itu dikerjakan rekanan PT.Hutomo Mandala Perkasa dan rampung di Tahun 2019.
Sementara di Tahun 2022 kembali mendapatkan alokasi anggaran dari Kementerian Agama (Kemenag) sebesar Rp 12.062.877.000. Alokasi anggaran itu diperuntukkan, sebagai pembangunan gedung jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.
Kemudian, di bangunan Gedung baru jurusan Tarbiyah dan Keguruan, senilai Rp 12.062.877.000 atau anggaran yang nilainya sama dikerjakan CV. Nimala Baiduri. Perusahaan ini memenangkan kontrak kerja senilai Rp 11.470.777.071. Kedua bangunan terpisah tersebut saat 2023 sudah digunakan, sebagai tempat mahasiswa menimba ilmu pengetahuan.
Dibagian jurusan Tarbiyah dan Keguruan ini, terlihat fisik bangunan yang merusak pemandangan mata. Struktur bangunannya utuh. Namun, kualitas serta fisik bangunan, sudah mengalami retak-retak. Hasil pekerjaan lantai bangunan, tampak retak. Kemudian, terlihat dikerjakan asal-asalan oleh pihak rekanan.
Ketua STAIN Bengkalis Prof. H. Samsul Nizar mintai penjelasan seputar kondisi bangunan baru STAIN Bengkalis di Tahun 2022 mengatakan, untuk kondisi bangunan yang ada saat ini semuanya sudah dibangun dengan kondisi rill dilapangan. Ia mengakui, jika bangunan gedung STAIN Bengkalis, yang baru memang mengalami sedikit kerusakan, tapi sudah diperbaiki rekanan.
“Itu bukan rusak seperti yang disangkakan, ada bangunan yang tidak masuk dalam pekerjaan kita minta bantu, kepada pelaksana. Kalau yang retak dibagian saluran parit, itu bukan retak. Perlu diketahui, saya tidak kenal dengan pelaksana kegiatan di kampus ini, karena saya akademisi, tidak ikut dalam hal-hal kegiatan proyek,”ujar Samsul Nizar, Rabu 22 Februari 2023 siang.
Jika adapun kerusakan, katanya lagi, dirinya akan meminta rekanan untuk memperbaikinya. Karena, tanggungjawab rekanan masih ada dalam rangka pemeliharaan struktur bangunan, yang sudah diselesai dikerjakan.
Menurutnya, pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan bersumber melalui APBN dari Kementerian Agama (Kemenag), keseluruhannya justru melalui proses tender LPSE.Kementerian Agama. Jadi, sama sekali tidak ikut campur dalam proses tendernya.
“Sebagai akademisi, saya tidak pernah tahu soal kegiatan proyek, akan tetapi setiap kegiatan ini saya kontrol dan awasi, untuk lebih jelas coba langsung menghubungi pemborongnya atau pengawas pekerjaan tersebut karena masih dalam masa pemeliharaan. Coba hubungi (Edi Purnomo),” singkat Samsul Nizar melalui pesan WhatsApp.
Diakuinya, tidak sedikit omongan-omongan miring yang didapati seputar bangunan di Kampus STAIN Bengkalis ini. Ada yang mengatakan, pihak kampus mendapat bagian dari kegiatan. (put)












































