Selasa, 17 Januari 2023 - 10:55:01 WIB

Hanya Bejarak 1,5 KM dari Kantor Bupati Siak

Memprihatikan.! Begini Kondisi MDA Attoyyibah, Kepala Sekolah Sampai Meneteskan Air Mata

RiauPunya.com -- Kondisi Madrasah Diniyatul Awaliyah (MDA) Attayyibah kondisi cukup memperihatinkan, sangat diperlukan perhatian, dan sekarang ini seperti nya tidak tersentuh bantuan oleh pihak terkait.

"Beginilah kondisi Madrasah MDA Attoyyibah beralamat di Dusun Suak Rengas, Kelurahan Sei Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, sangat memprihatinkan,"kata Kepala Sekolah MDA Attoyyibah Yanti Susanti Taib, ketika ditemui Selasa 17 Januari 2023.

Dia menerangkan dari enam kelas, hanya dua kelas yang bisa dipakai, empat ruang lagi tidak layak untuk digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar akibat kondisinya rusak cukup parah.

"Terlihat dari kondisi plafon atau (langit-langit) terbuat dari tripleks banyak yang rusak, akibat tetesan hujan dari atap seng yang bocor. Belum lagi, lantai di ruangan kelas banyak yang pecah dan kondisi bangunan retak dan lusuh akibat di makan usia,"sebutnya.

Sambil meneteskan air mata, Yanti menyebut kalau sekolah yang dipimpinnya hampir 10 tahun tidak tersentuh bantuan.

Padahal kata dia, MDA ini, menampung anak-anak dari empat Dusun, Suak Rengas, Siak Raya, Tanjung Agung bahakan siswanya ada yang berasal dari kampung Merempan Hilir.

“MDA kebanggan kami ini berdiri bulan Juli tahun 2002 lalu, dulu semasa kepala sekolah lama MDA ada dapat bantuan dari Kemenag Pusat berjumlah Rp 50 juta peruntukannya pembangunan sarana ibadah musala, hanya sekali itu saja dapat. Kemudian sampai hari ini belum ada dapat bantuan. Kami bingung mau minta bantu dengan siapa,”ucapnya, dengan mata berkaca-kaca.

Yanti menceritakan, kondisi bangunan yang tak layak itu, siswa yang berjumlah 100 orang terpaksa harus belajar berdesakan di dua lokal yang masih baik kondisinya dan sebagian siswa belajar numpang di musala yang juga belum siap. Belum lagi sarana pra sarana belajar seperti kursi dan meja kondisinya banyak yang rusak.

“Kadang kami kasian melihat anak-anak belajar berdesakan, tapi mau harus bagaimana lagi, keadaannya seperti ini. Kalau kami paksakan belajar di ruangan yang kondisinya memprihatinkan takutnya membahayakan siswa dan guru ketika proses belajar mengajar. Keberadaan MDA di kampung kami berperan penting, karena anak-anak pulang sekolah di siang hari lanjut MDA, yang di dalamnya mengajarkan nilai-nilai spiritual, tentu menghindar anak dari aktifitas dan pergaulan negative,”kata dia.

Tambahnya, Madrasah Attoyyibah ini letaknya, tak jauh dari kantor Bupati hanya berjarak 1,5 km. Sangat dekat. Namun miris, sekolah ini tak tersentuh bantuan.

"Kami berharap pemkab Siak peduli dengan kondisi lembaga pendidikan keagamaan di luar sekolah formal seperti MDA ini. Dapat di bantu entah itu renovasi termasuk juga melengkapi sarana prasarana sekolah untuk kenyamanan anak-anak belajar. Saat ini, lebih dari 100 anak menuntut ilmu di MDA Attoyyibah ini,"harapnya.(jas)

Berita terkini

Pendistribusian Soal UN di Bengkalis Terbagi Dua Zona

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Ibu Iriana Berakting Menjadi Anak PAUD

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

UNBK di Pekanbaru, ini Harapan Legislator Pekanbaru

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+