Senin, 19 Desember 2022 - 21:14:53 WIB

Tegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

PW Muhammadiyah Riau Minta Joker Poker Pub dan KTV Tutup Permanen

PW Muhammadiyah Riau Minta Joker Poker Pub dan KTV Tutup Permanen

RiauPunya.com -- Sikapi keberadaan Joker Poker Pub dan KTV yang meresahkan masyarakat, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PW) Riau minta agardi tutup permanen.

Hal itu ditegaskan Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Abdul Wahid MUs Senin 19 Desember 2022, di gedung Dakwah Muhammadiyah Riau jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru.

Abdul Wahid mengatakan, Keberadaan Joker Poker Pub dan KTV adalah bentuk kemungkaran karenanya keberadaannya harus ditentang dan dienyahkan dari kehidupan masyarakat.

"Saya juga menegaskan bahwa Amar Ma'ruf Nahi Munkar harus ditegakkan sesuai degan tuntutan Al-qur,an dan Hadits Nabi," tambahnya.

Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau ini juga mengatakan hal ini harus segera diselesaikan, agar tidak semakin membuat polemik di tengah masyarakat, apalagi di Pekanbaru dengan nilai Melayunya.

"Pemerintah yang berwenang harus segera mengambil tindakan tegas, agar tercipta keharmonisan dan ketentraman masyarakat," terangnya.

Wahid juga menyebutkan banyak efek yang akan terjadi jika Joker Poker PUB dan KTV tetap di buka, "Ini akibatnya kepada generasi muda, maka kami selaku Ormas Islam merasa bertanggung jawab menghentikannya, sesuai dengan Sunnah Rasulullah ketika melihat kemungkaran," sebut Abdul Wahid.

Kemudian Abdul Wahid menghimbau "Umat Islam agar bersatu merapatkan barisan menyatukan langkah, satukan kekuatan menghadapi kemungkaran khususnya di Kota Pekanbaru dan Riau pada umumnya dari kemungkaran apapun bentuk dan jenisnya bukan hanya Joker Poker Pub dan KTV saja"

Terkait langkah hukum yang akan diambil oleh manajemen Joker Poker Pub dan KTV jika izin tidak diberikan oleh pemerintah Abdul Wahid mengatakan Silakan saja itu dikakukan dengan pemerintah.

"Tapi juga sebagai catatan bahwa Joker Poker Pub dan KTV berurusan dengan manusianya dan agama kita yang diinjak-injak. Oleh karenanya keberadaannya wajib diberantas," imbuhnya. (rls)

Berita terkini

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Incumbent Banyak Gagal Seleksi Bos OJK, ini Kata Darmin

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ingin Memasang Tangki Air, Perhatikan hal-hal Berikut ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden PKS : Indonesia Darurat Ketimpangan Ekonomi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Simak, Dua hal ini yang Bikin Was-was Investor Saat ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Seleksi Penasehat KPK, 34 Calon Lolos Syarat Kualitatif

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Minta Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayarkan

Kamis, 02 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Persiapan Pelantikan PWI Inhil Capai 50 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dinas PPA Pekanbaru Diminta Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+