Jumat, 29 Juli 2022 - 10:45:30 WIB

Kepala BPMP Riau: 3.657 Sekolah di Riau Daftar Sebagai Pelaksana IKM Secara Mandiri

RiauPunya.com (Pekanbaru) -- Sebanyak 3.657 sekolah di Riau telah mendaftar sebagai pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara mandiri. Hanya, puluhan sekolah lagi yang belum mendaftar sebagai pelaksana IKM

"Berdasarkan data kita terima, sekolah di Riau yang telah mendaftar pelaksana IKM pola mandiri mencapai 3.657 sekolah. Dari jumlah tersebut hampir 97 persen sudah mengakses Platform Merdeka Mengajar (PMM). Sedangkan sekolah yang belum mendaftar IKM, ya sekitar 20 sekolah lagi dan ini disebabkan belum mempunyai akun belajar ID," kata Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau Dr Wisma Endrimon MPd, Kamis 28 Juli 2022 di Pekanbaru.

Dikatakan pria yang disapa Momon ini, kurikulum merdeka ini bisa diterapkan bagi sekolah yang dinyatakan sebagai sekolah penggerak. Namun, bagi sekolah yang belum sekolah penggerak, boleh menerapkan kurikulum merdeka tapi pola mandiri. Ini artinya, tidak ada subsidi dari pemerintah untuk pembiayaan dan pelaksana, baik buku dan sarana lainnya. Berbeda dengan kurikulum merdeka bagi sekolah penggerak yang ada subsidi dari pemerintah melalui BOS Kinerja.

IKM pola mandiri, kata Momon, pelaksanaannya melalui aplikasi dengan tiga kategori yakni Mandiri Berbagi, Mandiri Berubah dan Mandiri Belajar. Menurutnya, kategori Mandiri Berbagi yaitu sekolah diberikan kesempatan untuk mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar sama dengan kurikulum di sekolah penggerak. Dimana, sekolah merancang, menyiapkan modul, bahan ajar dan bisa berbagi dengan sekolah lain.

Selanjutnya, kategori Mandiri Berubah yaitu sekolah menerapkan sebagian kurikulum merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan sekolah. Terakhir Kategori Mandiri Belajar yakni menerapkan kurikulum merdeka tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan.

"Jadi dengan IKM secara mandiri, sekolah bisa memilih kategori sesuai dengan kemampuan kapasitas sember daya yang dimilikinya baik itu gurunya, sarana dan prasarana," kata Momon.

Ditambahkannya, pola yang digunakan dalam IKM ini bisa mengunakan pola komunitas belajar di sekolah, pola komunitas belajar antar sekolah dan pola pembelajaran melalui daring. Pola ini bisa diakses melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).

"Jadi sekolah mempunyai akun sendiri untuk belajar dengan fitur fitur belajar yang ada di PMM," kata pria asal Sumbar ini. (rls)

Berita terkini

UMRI Miliki Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

378 Mahasiswa Peserta KKN STIE-I Resmi Dilepas

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tahun ini Gedung Unisi Akan Difungsikan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tak Ada Jembatan, Saban Hari Pelajar Seberangi Sungai

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik Universitas Asahan Kunjungi Fakultas Teknik UIR

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen UR Terhadap Pemeliharaan Lahan Gambut Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

SMPN 30 Pekanbaru Optimis Raih Akreditasi A

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UKK SMK MUTU, Algafar: Dua Jurusan Dipercepat

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+