Unilak Jalin Kerjasama Dengan UNM, ini Bidangnya
RiauPunya.com (Pekanbaru) -- Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Malang (UNM). Kerjasama ini upaya Unilak untuk mewujudkan percepatan visi Unilak menjadi kampus unggul di tahun 2030. Jumat 16 Juli 2022, di gedung Rektorat Unilak.
Jalinan kerjasama ini di tuangkan dalam naskah MoU yang dilakukan oleh Rektor Unilak Dr Junaidi dengan Rektor UNM yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sastra Prof Dra Hj Utami Widiati MA PhD.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan MoA antara Fakultas Sastra UNM dengan Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Pendidikan Vokasi (Fadiksi). Penandatanganan MoA dilakukan Dekan FIB M Kafrawi MHum dan dekan Fadiksi Dr Herlinawati dengan Prof Dra Hj Utami Widiati MA PhD.
Rektor Unilak diawal pertermuan menyampaikan tentang kampus Unilak. Dikatakan Dr Junaidi, Unilak memiliki 26 Prodi S1 dan S2. Dalam tiga bulan ini telah berdiri lima prodi baru, dan FKIP Unilak bertranformasi menjadi Fakultas Pendidikan dan Vokasi, seiriing dengan beridirnya 2 Prodi baru yaitu Pendidikan Khusus bagi guru guru SLM, dan Prodi Vokasional Teknologi Otomotif.
"Insyaallah Prodi baru akan terus bertambah di Unilak, kami tentu senang bisa MoU dan MoA dengan UNM, mudah-mudahan kami bisa mengirimkan mahasiswa ke UNM dengan program pertukaran mahasiswa, kami juga kerjasama dengan kampus di Sorong, Papua juga terkait kampus merdeka," ujar Dr Junaidi.
Sementara itu Dekan Fakultas Sastra Prof aUtami Widiati menyampaikan bahwa di Fakultas Sastra UNM memiliki 20 prodi, dari 20 itu 11 jenjang S1, 2 jenjang diploma 4, 5 jenjang Magister, dan dua jenjang program doktor. 2 Prodi sudah mendapatkan pengakuan akreditasi internasional, 11 Prodi baru mendapatkan pengakuan dari Jerman.
"Nanti kita bisa kerjasamakan dengan Unilak bisa bidang penjaminan mutu, pembelajaran, pertukaran dosen, tandem reseach, kita gali bersama peluang kerjasama dua lembaga ini," ujar Prof Utami.
Sebelum melakukan MoU Pof Utami turut serta melihat dan berkunjung ke fasilitas Balai Bahasa Unilak dan disambut oleh Kepala Balai Bahasa Kurniawan MPd, lebih dari 30 menit Prof Utami berdialog dan berdiskusi untuk pengembangan Balai Bahasa. (rls)








































