Selasa, 20 April 2021 - 16:25:19 WIB

Ridwan Kamil Tinjau Pengolahan Sampah Plastik di Bandung Barat

Riaupunya.com - Tinjau Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau proses daur ulang sampah plastik air minum yang diolah oleh PT Namasindo Plas di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Selasa 20 April 2021.

Pabrik tersebut memiliki teknologi yang dapat mengubah sampah plastik menjadi botol air mineral siap pakai. Sampah yang sudah diolah akan dijual kepada industri air minum yang membutuhkan.

“Ini membuat semangat agar semua sampah plastik yang bisa didaur ulang bisa kita ubah di sini dan dijual kembali ke industri-industri yang membutuhkan botol plastik air mineral,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil sendiri menyebut proses daur ulang sampah plastik air minum dengan nama sirkular ekonomi. Sebab, semua pihak yang terlibat dalam proses tersebut akan mendapatkan keuntungan ekonomi.

“Dari sejak air mineral itu diminum lalu dibuang dia bisa muter lagi oleh pelestari, lalu ke kolektor yaitu pabrik ini. Lalu dijual lagi ke industri. Karena prosesnya berputar 100 persen itulah kita sebut dengan sirkular ekonomi,” ucapnya.

Proses daur ulang sampah plastik ini juga memanfaatkan aplikasi bernama Octopus. Aplikasi yang kini sudah bisa diunduh oleh masyarakat Jabar ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mengumpulkan sampah. Setiap sampah memiliki poin, dan poin tersebut dapat dikonversi menjadi uang.

“Nanti Octopus digunakan oleh pengguna untuk memanggil pelestari yang akan mengambil sampah langsung dari rumah, sehingga meningkatkan pendapatan mereka, bisa dapat Rp2 juta sampai Rp5 juta tergantung banyaknya sampah plastik yang disetorkan,” ucap Kang Emil.

Kang Emil mendorong masyarakat Jabar untuk memilah sampah organik dan nonorganik, khususnya sampah plastik. Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup Jabar, dalam sehari, jumlah sampah plastik yang dapat didaur ulang mencapai 6.400 ton di seluruh Jabar.

“Kami sehari ada 6.400 ton sampah plastik yang bisa didaur ulang, bahkan sampah plastik dari Bali dan Lombok pun dibeli oleh Jabar,” ungkap Kang Emil.

Pengolahan sampah plastik dan menjadi sirkular ekonomi ini menjadi komitmen Pemda Provinsi Jabar agar Indonesia tidak lagi dicap sebagai negara yang banyak membuang sampah plastik ke laut.

Adapun dalam peninjauan proses daur ulang sampah tersebut, Kang Emil didampingi oleh pemerhati lingkungan laut yang juga pendiri Indonesia Ocean Pride Hamish Daud.

“Mas Hamish Daud yang paham banget betapa di laut kita sebenarnya banyak sampah plastik karena orang tidak ada solusinya. Maka saya komitmen di 2021 akan menjadikan problem sampah plastik bisa selesai dengan sistem sirkular ekonomi agar Indonesia tidak lagi di-bully karena banyak sampah plastik di lautan,” tuturnya. (Humas jabar/teguh)

Berita terkini

Dekan Pertanian UIR Dilantik Jadi Ketua PERHEPI Pekanbaru

Kamis, 27 September 2018 - 00:00:00 WIB

Di Sumatera Terpantau 23 Hotspot, 12 di Riau

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Kata Gubernur Riau Soal Penguatan Dolar

Rabu, 05 September 2018 - 00:00:00 WIB

Sandiaga Siap Tukar Aset Dolarnya ke Rupiah

Rabu, 05 September 2018 - 00:00:00 WIB

Himadata FH UIR Gelar Bakti Sosial di Rambah Hilir Rokan Hulu

Senin, 03 September 2018 - 00:00:00 WIB

Berbagai Lomba Meriahkan Milad UIR ke-56

Minggu, 02 September 2018 - 00:00:00 WIB

DPP Pekanbaru Sebut Total Pangkalan Gas Elpiji Sekitar 790

Kamis, 30 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Satpol PP Dumai akan Gelar Operasi Cegah Pendatang Liar

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Personel Polres Rokan Hulu di Tes Urine

Rabu, 15 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Harga TBS Sawit Sepekan Kedepan

Rabu, 15 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Bank Riau Kepri Sabet 2 Award Pada Ajang TOP Bank 2018

Selasa, 14 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Indeks Tendensi Konsumen Riau Meningkat dari Triwulan I

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+