Kamis, 11 Maret 2021 - 12:15:19 WIB

Pemerintah Provinsi Jabar Dorong BUMD jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat di Tengah covid-19

Riaupunya.com -- Ditengah pandemi Covid-19, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis. Dengan inovasi dan kolaborasi, BUMD dapat mendorong pemulihan ekonomi.

Karena itu Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mendorong BUMD yang ada untuk menjadi motor penggerak perekonomian daerah di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, sampai logistik.

Kepala Biro BUMD dan Investasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka mencontohkan peran penting BUMD dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, dimana BUMD Jawa Barat yang membidangi pertanian akan menjadi offtaker hasil panen Petani Milenial, dan bank bjb sudah merealisasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp5,3 triliun.

“Di tahun 2021, BJB juga akan mendapatkan kembali penempatan dana PEN,” kata Agung, Rabu 10 Maret 2021.

Menurut Agung, selain menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi, BUMD Jawa Barat turut serta dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan menyediakan akomodasi bagi petugas medis dan menyalurkan bantuan sosial.

“Beberapa BUMD Jabar turut serta dalam memberikan CSR untuk masyarakat sekitar sebagai bantuan langsung maupun melalui Lembaga di Pemda Provinsi Jabar,” ucapnya.

Agung menyatakan, selama pandemi Covid-19, mayoritas BUMD Jawa Barat mampu bertahan. Tidak ada BUMD Jawa Barat yang memberhentikan pegawai akibat kesulitan keuangan, bahkan mampu masuk dalam celah bisnis melalui pivoting strategy untuk mempertahankan level operasional dan meningkatkan level bisnis.

“Sehingga mampu mendapatkan laba usaha dan menyetorkan deviden. Sampai saat ini, tidak ada BUMD yang memberhentikan pegawai akibat kesulitan keuangan. Bagi BUMD, pandemi Covid-19 bisa menciptakan iklim kerja baru untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat dan efisien agar semakin berkembang di masa mendatang. Untuk merealisasikannya, dibutuhkan inovasi dan kreativitas,” tuturnya.

Agung menegaskan, pihaknya akan mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance, serta melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi, secara berkelanjutan.

“Pembinaan dilakukan dengan melibatkan Tim Penasehat Investasi Pemda Provinsi Jabar yang terdiri dari praktisi, akademisi, dan berkolaborasi dengan perusahaan luar maupun dalam negeri guna menumbuhkan iklim investasi. Pemda Provinsi Jabar juga melakukan investasi kepada beberapa BUMD sebagai upaya akselerasi menjalankan beberapa penugasan strategis dari pemerintah serta going concern bisnis perseroan,” jelasnya. (Humas Jabar)

Berita terkini

Simak, Dua hal ini yang Bikin Was-was Investor Saat ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Seleksi Penasehat KPK, 34 Calon Lolos Syarat Kualitatif

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Minta Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayarkan

Kamis, 02 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Persiapan Pelantikan PWI Inhil Capai 50 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dinas PPA Pekanbaru Diminta Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Rela Berdesakan di Halim Demi Lihat Raja Salman

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Februari 2017, Riau Deflasi 0,32 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+