Rabu, 03 Maret 2021 - 08:50:12 WIB

Februari 2021, NTP Jabar Alami Penurunan 0,21 Persen

Riaupunya.com -- Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 0,21 persen pada Februari 2021, dibandingkan Januari 2021, dari 100,06 menjadi 99,85.

“Terjadi penurunan untuk NTP dan NTUP pada Februari,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Dyah Anugrah, Senin 1 Maret 2021.

BPS mencatat indeks harga hasil produksi pertanian (IT) turun sebesar 0,03 persen dan Indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi petani (IB) naik sebesar 0,18 persen.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Jawa Barat pada bulan Februari 2021 turun sebesar 0,31, IT turun sebesar 0,03 persen, sementara indeks BPPBM juga naik sebesar 0,28 persen.

Sementara itu harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di Tingkat Petani sebesar Rp. 4.876,92 per kg atau turun sebesar 0,59 persen dibandingkan Januari 2021, rata-rata harga GKP ditingkat Penggilingan sebesar Rp. 5.002,58 per kg atau turun 0,50 persen.

Untuk Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani naik 1,38 persen, dan di Tingkat Penggilingan naik 1,05 persen.

Rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp. 9.932,55 per kg, naik 0,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya, harga beras kualitas medium di penggilingan Rp. 9.879,79 per kg atau naik sebesar 0,42 persen. Sementara untuk harga beras kualitas rendah turun 2,75 persen.(dan)

Berita terkini

Mendag Warning Pedagang Bawang Putih

Senin, 12 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Distanak Jamin Pekanbaru Bebas Dari Daging Celeng

Rabu, 07 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Sekwan Sambut Kunker DPRD Kabuten Mangelang dan Tapin

Rabu, 07 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Dianggarkan Dua Ribu Unit, Pembangunan RLH Belum Jalan

Rabu, 07 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Sekolah Kedapatan Pungli, Kadisdik Rohil Marah

Selasa, 06 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Wawako Pimpin Upacara Hari Lahirnya Pancasila

Kamis, 01 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

38 PM SMP Juara Pekanbaru Terima Santunan KLY

Rabu, 31 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+