Sabtu, 02 Januari 2021 - 07:45:33 WIB

Turki Deteksi 15 Kasus Varian Baru Corona 

RIAUPUNYA-- Turki mendeteksi 15 kasus varian baru corona seperti yang pertama kali ditemukan di Inggris. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca pada Jumat (1/1), waktu setempat.

Seperti dilansir Associated Press, mutasi baru corona itu diyakini lebih cepat menular dibandingkan varian yang menyebar pertama kali di China.

Koca mengungkapkan varian baru corona tersebut menginfeksi 15 pelaku perjalanan yang baru tiba dari Inggris. Saat ini, pasien menjalani karantina bersama orang-orang yang pernah kontak dengan mereka.


Koca juga menyatakan varian baru itu tidak ditemukan di tubuh pelaku perjalanan yang datang dari negara lain.

Sejak akhir Desember, Turki menerapkan kebijakan penangguhan penerbangan dari dan ke Inggris usai ditemukan penyebaran varian baru itu. Kebijakan itu sama seperti yang diambil oleh sejumlah negara lain, termasuk Indonesia.

Pekan lalu, Turki juga mewajibkan pendatang dari luar negeri untuk membawa hasil tes PCR negatif sebelum diizinkan masuk.

Turki sendiri merupakan salah satu negara dengan tingkat infeksi corona tertinggi di dunia. Namun, berdasarkan data resmi, rata-rata jumlah kasus mingguan saat ini turun ke kisaran 15 ribu dari sebelumnya di atas 30 ribu kasus.

Hal itu berkat penerapan jam malam dan penguncian wilayah (lockdown) di akhir pekan pada awal Desember.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Turki, jumlah kasus corona yang berujung kematian mencapai 21.093 kasus. Di saat yang sama, pemerintah Turki mendapat kritik yang menuding mereka secara sengaja meremehkan dampak pandemi di negara itu.

Berita terkini

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Incumbent Banyak Gagal Seleksi Bos OJK, ini Kata Darmin

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ingin Memasang Tangki Air, Perhatikan hal-hal Berikut ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden PKS : Indonesia Darurat Ketimpangan Ekonomi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Simak, Dua hal ini yang Bikin Was-was Investor Saat ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Tiga Dekade :  Satu + Satu = Sembilan 

Tiga Dekade : Satu + Satu = Sembilan 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00:08 WIB