Sabtu, 14 November 2020 - 10:09:01 WIB

Jelang Belajar Tatap Muka, Babinsa Geruduk Cairan Disinfektan di SDN 71 Kelurahan Sumahilang 

RIAUPUNYA--Penyemprotan disinfektan terus dilakukan Babinsa sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona diwilayah teritorial.

Salahsatunya di SDN 71 Kelurahan Sumahilang Kecamatan Pekanbaru Kota pada Sabtu (14/11/2020).

Serda Khairuddin bersama Aipda Yopie Handesman selaku bhabinkamtibmas Kelurahan Sumahilang didampingi kepala SDN 71 Hj Nurhaida dan majelis guru ikut dalam giat pagi itu.

Sasaran penyemprotkan cairan disinfektan adalah seluruh ruangan di sekolah yang terletak di Jalan Kartini Gang Kartini II, RW 09 RT 02, Kelurahan Sumahilang,
Kecamatan Pekanbaru Kota

Mulai ruangan belajar, kamar mandi murid, ruangan majelis guru, ruangan Kepsek dan pekarangan sekolah disiram dengan cairan disinfektan.

"Tujuan dari penyemprotan ini adalah untuk mencegah penyebaran Coronavirus (covid-19) dan sekaligus sebagai ajang persiapan belajar tatap muka yang akan dimulai Senin 16 November 2020 mendatang," kata Serda Khairuddin.

Artinya kata Khairuddin, untuk persiapan belajar secara tatap muka sekolah memang harus dilakukan sterilisasi agar siswa belajar nyaman dan aman dari virus asal Wuhan Cina ini.

"Babinsa memang meminta sekolah untuk mempersiapkan. Protokol kesehatan secara ketat bagi siswa yang akan belajar.Makanya Babinsa juga meminta pihak sekolah menyiapkan tempat cuci tangan disetiap sudut.Mencegah lebih baik daripada mengobati," sebutnya.

Senada Kepala SDN 71 Sumahilang Hj Nurhaida SPd mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada babinsa -bhabinkamtibmas yang terus menjadi pionir dalam menghadapi era perilaku hidup baru ini.

"Sekolah juga akan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat bagi anak-anak yang belajar secara tatap muka.Sebelum masuk para siswa akan kita cek suhu, dan diharapkan tetap memakai masker sesuai anjuran pemerintah," jelasnya.

Sekolah, kata Nurhaida berharap tatap muka ini berjalan lancar dan bisa terus dilaksanakan. Karena hampir sembilan bulan anak-anak tidak pernah belajar secara tatap mata."Semoga situasi terus membaik, dan proses belajar mengajar berjalan normal," tegasnya.(Wal)

Berita terkini

Ibu dan Anak asal Pasir Pengarayan Terlantar di Rumbai

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Prediksi BMKG Tentang Cuaca di Riau saat Ramadhan

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

Bus Air Pekanbaru Belum Dioperasikan, ini Alasannya

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

PWI Rohil Santuni Dua Panti Asuhan

Rabu, 19 April 2017 - 00:00:00 WIB

Serikat Media Siber Indonesia Riau Terbentuk

Selasa, 18 April 2017 - 00:00:00 WIB

AMSI Diminta Atur Etika Jurnalistik Media Siber

Selasa, 18 April 2017 - 00:00:00 WIB

Terbuang di Pantai, Sandal ini 'Disulap' Jadi Pohon

Senin, 17 April 2017 - 00:00:00 WIB

Safari Jurnalistik PWI Riau ke Dumai

Minggu, 16 April 2017 - 00:00:00 WIB

Keberadaan Dua Mobdin Dishub Riau Masih Misteri

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Gajah Liar di Riau Ditemukan dalam Kondisi Penuh Luka

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Bina Marga Janji Siak IV Dilanjutkan Mei

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+