Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:31:24 WIB

Aktivis Tuduh Raja Thailand Memerintah dari Jerman

RIAUPUNYA--Demonstran pro demokrasi Thailand meminta Kanselir Jerman, Angela Merkel, untuk menyelidiki apakah Raja Thailand, Rama X Maha Vajiralongkorn, menjalankan praktik kekuasaan politik selama bermukim di negara itu.

Para aktivis mengatakan mereka menyerahkan surat kepada pejabat Kedutaan Besar Jerman di Bangkok untuk menyelidiki apakah Raja Vajiralongkorn "telah melakukan politik Thailand menggunakan hak prerogatif kerajaannya dari tanah Jerman atau tidak."

Menurut para demonstran, jika Raja Vajiralongkorn menjalankan pemerintahan dari sana, hal itu jelas merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Jerman.

Mereka pun menyarankan agar pemerintah Jerman mempertimbangkan permintaan pengunjuk rasa dengan tujuan membawa Raja Vajiralongkorn kembali ke Thailand untuk memulihkan negara "ke jalur monarki konstitusional yang benar."

Selain mempertanyakan apakah Raja Vajiralongkorn menjalankan praktik politik kerajaan dari Jerman, surat itu juga berisi sejumlah tuntutan yang dilontarkan kepada raja.

Pemerintah Jerman telah mengangkat masalah ini pada awal Oktober, ketika Menteri Luar Negeri Heiko Maas, menanggapi pertanyaan di parlemen. Ia menyatakan keprihatinannya atas segala aktivitas politik yang mungkin dilakukan Raja Vajiralongkorn di negara tersebut.

Pada Senin lalu di Berlin, Maas mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah Jerman mengikuti perkembangan situasi di Thailand.

"Kami telah memeriksa ini tidak hanya dalam beberapa pekan terakhir, tetapi kami terus memeriksanya dalam jangka panjang, dan jika ada hal-hal yang kami rasa melanggar hukum, maka itu akan berdampak langsung," kata Maas dilansir dari Associated Press, Selasa (27/10).

Vajiralongkorn telah bertahun-tahun bermukim di Jerman. Dia dikabarkan memiliki vila dan ditemani sejumlah selir di sana.

Kehadiran para demonstran Thailand ke Kedubes Jerman ini disebut telah menyeret aksi protes ke tingkat internasional.

Lihat juga:
Fakta-fakta di Balik Demo Besar yang Guncang Thailand
Para pengunjuk rasa diperkirakan berjumlah antara 5.000 sampai 10.000 orang.

Mereka mengabaikan peringatan polisi bahwa aksi mereka ilegal dan tetap berdemo ke kedutaan Jerman. Raja Vajiralongkorn dalam beberapa pekan terakhir berada di Thailand dengan jadwal acara kerajaan yang padat.(CNNIndonesia/Wal)

Berita terkini

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Incumbent Banyak Gagal Seleksi Bos OJK, ini Kata Darmin

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ingin Memasang Tangki Air, Perhatikan hal-hal Berikut ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden PKS : Indonesia Darurat Ketimpangan Ekonomi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Simak, Dua hal ini yang Bikin Was-was Investor Saat ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Seleksi Penasehat KPK, 34 Calon Lolos Syarat Kualitatif

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Minta Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayarkan

Kamis, 02 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Persiapan Pelantikan PWI Inhil Capai 50 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+