Senin, 19 Oktober 2020 - 08:28:10 WIB

INTERNASIONAL

Angka Kematian Akibat Corona Tembus 250 Ribu  di Eropa

RIAUPUNYA--Lebih dari 250 ribu orang telah meninggal akibat virus corona di seluruh Eropa.Dikutip dari AFP, sebanyak 250.030 kematian tercatat dari 7.366.028 kasus yang terdaftar di Eropa. Lima negara yang paling parah mendominasi dua pertiga kasus kematian.

Inggris telah mencatat 43.646 kematian dari 722.409 infeksi. Setelah Inggris, negara-negara Eropa yang paling parah terkena dampak adalah Italia dengan 36.543 kematian, Spanyol dengan 33.775, Prancis dengan 33.392 dan Rusia dengan 24.187.


Selama tujuh hari terakhir, 8.342 kematian telah dicatat di Eropa, jumlah kematian mingguan tertinggi di wilayah tersebut sejak pertengahan Mei.

Angka terbaru datang ketika beberapa negara Eropa memperketat pembatasan di kota dan wilayah yang paling parah terkena dampak sebagai tanggapan terhadap lonjakan kasus.

Berdasarkan data John Hopkins, hingga Senin dini hari (19/10), kasus positif corona di dunia sudah mencapai 39,8 juta dengan tingkat kematian 1,1 juta orang.


Amerika Serikat menjadi negara penyumbang korban positif corona terbanyak sebesar 8,1 juta orang, menyusul India sebanyak 7,4 juta orang.

Setelah itu Brasil dengan 5,2 juta orang dan Rusia dengan 1,3 juta orang.(CNNIndonesia/Wal)

Berita terkini

RSUD Ahmad Thabib Kepri Gandeng Bank Riau Kepri

Rabu, 24 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Kementerian LHK Masih Lakukan Evaluasi Terhadap RTRW Riau

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir Rohul Akan Diperpanjang

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Harga Sawit Naik Tipis Pekan ini

Selasa, 09 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Ritos Semakin tak Jelas

Rabu, 03 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

UR Santuni dan Gelar Sunat Gratis untuk Anak Yatim

Senin, 18 Desember 2017 - 00:00:00 WIB

ISNU Riau Terima SK dari PWNU Riau

Selasa, 28 November 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri Pelantikan Perhumas Muda Riau, ini Pesan Rektor Umri

Sabtu, 11 November 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+