Jumat, 18 September 2020 - 18:41:08 WIB

Belajar Daring, Jaringan Wifi Tersedia Justru Mati, Komisi II DPRD Bengkalis Beri Tanggapan

Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Ruby Handoko

Riaupunya.com- Dimasa pandemic COVID-19, para siswa harus mengikuti proses belajar secara oline atau daring. Dengan menyiapkan fasilitas wifi sangat membantu proses belajar siswa, namun sayangnya fasilitas wifi gratis yang disediakan melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis disejumlah titik tidak berfungsi.

Salah seorang pelajar SMP Fitri mengaku sejak pandemi COVID -19 proses belajar secara oline atau daring diberikan pihak sekolah. Untuk menghemat biaya, sebutnya dirinya meluangkan waktu untuk mencari jaringan wifi di taman adam batu ampar Bengkalis.

"Biasanya wifi di batu ampar Bengkalis bisa digunakan, sejak covid-19 tidak bisa atau mati. Kitakan butuh paket data untuk mendownload tugas dari sekolah, " ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sopian bahwa jaringan wifi di taman adam dewi Bengkalis bisa digunakan, untuk mengerjakan tugas kuliahnya.

"Kita biasanya apabila ada tugas kuliah pergi ke taman adem dewi untuk mendapatkan jaringan wifi gratis, beberapa bulan terakhir ini wifi nya mati. Maklum lah mas mahasiswa disini juga ngekos," katanya.

Saat dimintai tanggapan atas persoalan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Ruby Handoko mengatakan, bahwa persoalan tidak berfungsinya fasilitas wifi gratis yang disediakan oleh Diskominfotik Bengkalis bukan persoalan baru.

"Sebelum wabah pandemi COVID-19 memang wifi gratis yang tersedia seperti di pelabuhan roro Air Putih- Bengkalis sudah tidak berfungsi, memang wifi gratisnya ada tetapi tidak bisa digunakan, dan ini banyak juga pengaduan sampai kekita," ungkap Ruby Handoko Jumat, (18/09).

Selain itu, dijelaskan Ruby Handoko fasilitas wifi gratis ini tersedia di tempat umum lainnya seperti taman adam dewi, dan taman batu ampar juga mendapatkan pengaduan tidak berfungsi atau mati.

"Ditaman adam dewi dan taman batu ampar juga ada fasilitas wifi gratis tetapi tidak berfungsi atau mati. Seharusnya dengan adanya jaringan wifi ini dapat membantu para siswa belajar oline atau daring ditengah pandemi COVID-19 ini," kata Akok akrap disapa.

Atas persoalan tersebut. Lanjut Akok sudah mencoba untuk mempertanyakan hal ini kepihak Diskominfotik Bengkalis. Namun, alasan pihak Diskominfotik jaringan wifi itu sengaja dimatikan.

"Udah kita tanyakan jaringan wifi disejumlah titik ke Diskominfotik itu kenapa mati, mereka bilang sengaja dimatikan karena menghindari untuk berkumpul," ujar Akok.

Sejak pandemi Covid-19, para siswa di Kabupaten Bengkalis harus melakukan kegiatan belajar secara daring, untuk mengurangi risiko penyebaran virus.

Namun, tidak sedikit siswa yang terkendala akses internet, keterbatasan biaya, dan sarana serta prasarana.

"Ketersediaan fasilitas internet gratis bisa mengoptimalkan kegiatan belajar online para siswa," harap Akok.Rd

Berita terkini

Pengabdian Harus Dirasakan dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Selasa, 09 April 2019 - 16:45:32 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNN Riau Gandeng UIR

Selasa, 09 April 2019 - 10:30:10 WIB

Prof Zailuddin Ariffin: UiTM di Hatiku UIR di Jiwaku

Senin, 08 April 2019 - 15:20:29 WIB

FIB Unilak Yudisium 104 Mahasiswa

Sabtu, 06 April 2019 - 19:10:03 WIB

Mantan Ketua Komisi Yudisial RI isi Kuliah Umum di Unilak

Sabtu, 06 April 2019 - 11:55:04 WIB

Gubernur Syamsuar Lantik DPD IMM Riau

Jumat, 05 April 2019 - 18:00:57 WIB

Rektor Unri: Tugas dan Fungsi SPI Harus Diperkuat

Kamis, 04 April 2019 - 21:50:41 WIB

87 Persen lebih Pejabat di PTN Telah Melaporkan LHKPN

Kamis, 04 April 2019 - 19:10:44 WIB

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 Wisudawan

Kamis, 04 April 2019 - 15:45:36 WIB

Unilak Ajukan Hutan Pendidikan ke Kementerian LHK

Selasa, 02 April 2019 - 20:40:46 WIB

Minat Jadi Advokat, Fakultas Hukum UIR Buka PKPA

Rabu, 03 April 2019 - 00:40:44 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+