Rabu, 16 September 2020 - 14:45:12 WIB

Walikota Pekanbaru Intruksi DLHK Perbaiki Pengelolaan Sampah Dalam Tiga Hari

Walikota Pekanbaru Firdaus

Riaupunya.com -- Sistem pengelolaan sampah di TPA 2 Muara Fajar yang tidak tertata dengan baik mendapat kritikan dari Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Hal ini tersebut disampaikan Walikota saat meninjau pengelolaan sampah yang ada di TPA 2 Muara Fajar pada Rabu 16 September 2020 siang.

Menurut Firdaus, jika sistem pembuangan sampah dilakukan dengan benar. Maka sampah tidak menggunung dipintu masuk TPA. Hal tersebut mengakibatkan kendaraan pengangkut sampah tidak bisa masuk kedalam.

"Saat ini sistem pengelolaan sampah di TPA harusnya dilakukan merata disemua permukaan dan bukan hanya pada satu sisi saja. Sehingga kendaraan pengangkut sampah bisa masuk kedalam. Bukan seperti ini hanya bisa mengangkut sampai pintu gerbang saja," jelas Firdaus.

Guna memulihkan TPA tersebut, Walikota memberi batas waktu selama 3 hari kepada DLHK untuk bisa memperbaiki penanganan sampah di TPA. Diingatkannya, jika pihaknya akan kembali melakukan pemantauan untuk perubahan dari TPA.

"Setelah tiga hari, saya akan kesini lagi untuk melihat langsung perubahan TPA. Memang seperti yang kita lihat, alat berat milik DLHK sudah tua dan banyak tidak berfungsi. Meski pun demikian, kita minta untuk melakukan sewa atau semacamnya. Sehingga persoalan tersebut dapat terselesaikan secepatnya," tutupnya.

Dilain sisi, Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Agus Pramono menyatakan akan kesanggupannya untuk memperbaiki sistem penanganan sampah di TPA 2 Muara fajar dalam 3 hari kedepan.

"Sesuai intruksi pimpinan dalam tiga hari kedepan, Insyaallah akan ada perbaikan pada sistem penangan sampah. Sampah tidak akan menggunung seperti ini lagi," ucapnya.

Menurut Agus, penyebab tumpukan sampah ini disebabkan keterbatasan alat berat yang ada di TPA menjadi hambatan untuk meratakan sampah. Karena dari 8 alat berat yang ada, 4 diantaranya rusak berat. Sisanya pun kondisi kadang rusak kadang bisa dipakai.

"Alat berat yang rusak ini menjadi kendala bagi kita dalam bekerja. Seperti saat ini hanya satu yang berfungsi. Sedangkan satu lagi terpaksa kita sewa. Sementara sampah yang mau kita ratakan sangat banyak. Meskipun demikian, saya optimis dalam tiga hari kedepan kondisi seperti ini tidak akan terjadi lagi," tutupnya. (saf)

Berita terkini

Ini Pesan KPK Untuk Saldi Isra

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan: Gotong Royong Masal Digalakkan untuk Cegah DBD

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Sikat Gigi Massal di Tembilahan Diikuti 2000 Anak

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Tanam Perdana di Siak, Menuju Riau Swasembada Pangan

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Keren, Empat Ruas Tol ini Siap Digunakan Mudik Lebaran

Selasa, 04 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua DPRD Pekanbaru Sidak Plaza The Central

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Maret 2017, Riau Inflasi 0,27 Persen

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Bengkalis Wacanakan Pembentukan Satgas Narkoba Desa

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Sebaiknya yang Dilakukan Jika Digigit Ular

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersangka Kasus Bimtek Aparat Desa se-Rohul 2015 Mangkir

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pohon Tua di Jalan Protokol Pekanbaru Mulai Resahkan Warga

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polres Bengkalis Ancam Panggil Paksa PT BRI

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Masyarakat Riau Kembali Bisa Belajar TIK Gratis

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mediasi Suku Sakai dengan PT Ivo Mas Buntu

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+