Jumat, 27 September 2019 - 13:05:37 WIB

Tingkatkan Kualitas Perguruan Tinggi

Unilak dan BI Perwakilan Riau Teken MoU

Riaupunya.com -- Untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi dalam hal pendidikan, Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU), Jumat 27 Septemebr 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Dr Hj Hasnati SH MH, dengan Teguh Setiadi selaku Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI perwakilan Riau, di aula gedung rektorat Unilak lantai Tiga. Turut hadir saat itu Wakil Rektor II Ermina Sari STP MSc, dan Wakil Rektor III Dr Eddi Asnawi, serta undangan lainnya.

Rektor Hasnanti bercerita bahwa Unilak telah berdiri sejak tahun 1982 yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Riau. Saat ini terdapat 19 prodi S1, dimana 16 prodi telah berakreditasi B, dua prodi akreditasi A, kemudian dua prodi Pascasarjana.

DiUnilak saat ini menurutnya ada beberapa jenis beasiswa diantarnya beasiswa dari pusat, beasiswa dari provinsi Riau, beasiswa aspirasi, beasiswa PPA, dan beasiswa dari Unilak.

"Khusus untuk piahak BI, kita berterima kasih karena pemberian beasiswa kepada mahasiswa di Unilak sangat selektif, dan dari keluarga yang membutuhkan, memiliki nilai akademik yang baik, dan bersungguh-sungguh,"Sebut Rektor.

Sementara, Teguh Setiadi dalam sambutannya mengatakan, Unilak merupakan PTS pertama yang dilakukan kegiatan ini, pemberian beasiswa BI akan memberikan manfaat yang sebaik-baiknya, dan mampu menciptakan SDM Indonesia yang unggul.

"Di Riau beasiswa baru baru diberikan ke PTN negeri, yaitu UNRI dan UIN, dan Unilak PTS pertama. Program beasiswa ini tersebar di seluruh Indonesia, melalui kegiatan ini juga bagian dari sosialisasi atau memperkenalkan dan mendekatkan bank Indonesia kepada mahasiswa dan masyarakat Riau. Harapan' kedepannya dapat bisa lebih bekerjasama," Ujar Teguh.

Selain itu BI membuka kesempatan kepada mahasiswa Unilak untuk magang, "silahkan dikirimkan calon-calon mahasiswa magang, di Unilak ada kuota tertentu setiap tahun, bisa juga kerjasama yang lain tentang join research," tambah Teguh.

Selain melakukan MoU, dari pihak BI juga diberi kesempatan menyampaikan materi tentang sejarah uang rupiah,di Indonesia, tugas dan fungsi BI, serta tentang mengenal mata uang rupiah, dan uang palsu, dalam bentuk kuliah umum, di sesi terakhir dilanjutkan dengan tanya jawab. (rls)

Berita terkini

Prof Zailuddin Ariffin: UiTM di Hatiku UIR di Jiwaku

Senin, 08 April 2019 - 15:20:29 WIB

FIB Unilak Yudisium 104 Mahasiswa

Sabtu, 06 April 2019 - 19:10:03 WIB

Mantan Ketua Komisi Yudisial RI isi Kuliah Umum di Unilak

Sabtu, 06 April 2019 - 11:55:04 WIB

Gubernur Syamsuar Lantik DPD IMM Riau

Jumat, 05 April 2019 - 18:00:57 WIB

Rektor Unri: Tugas dan Fungsi SPI Harus Diperkuat

Kamis, 04 April 2019 - 21:50:41 WIB

87 Persen lebih Pejabat di PTN Telah Melaporkan LHKPN

Kamis, 04 April 2019 - 19:10:44 WIB

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 Wisudawan

Kamis, 04 April 2019 - 15:45:36 WIB

Unilak Ajukan Hutan Pendidikan ke Kementerian LHK

Selasa, 02 April 2019 - 20:40:46 WIB

Minat Jadi Advokat, Fakultas Hukum UIR Buka PKPA

Rabu, 03 April 2019 - 00:40:44 WIB

Sambil Ngopi di Cafe, Kini Bisa Daftar Kuliah di Unilak

Selasa, 02 April 2019 - 08:50:57 WIB

Mahasiswa KKN Unri Diberi Pembekalan

Senin, 01 April 2019 - 13:41:58 WIB

Pascasarjana Unilak dan Unisba Gelar Focus Grup Discusion

Jumat, 29 Maret 2019 - 17:59:25 WIB

Fakultas Hukum Unilak Kembali Raih Akreditasi A

Jumat, 29 Maret 2019 - 11:35:54 WIB

Archandra: Mahasiswa harus Merubah Pola Pikir

Selasa, 26 Maret 2019 - 14:20:21 WIB

Mahasiswa UIR akan Gelar Konferensi Bersama SPC IIUM

Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:50:05 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+