Jumat, 23 Agustus 2019 - 20:25:36 WIB

Tingkatkan Kinerja Dalam Penegakan Kode Etik, BHE Unilak Stuban ke UMM

Riaupunya.com -- Badan Hukum dan Etika (BHE) Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang dipimpin oleh Tatang Suprayoga SH.MH melakukan studi banding ke Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), turut serta staf BHE Suwito S.SHum.

Dalam kunjungan itu, BHE disambut oleh Dr. Baiduri (Kepala Biro Hukum dan Personalia), Dr. Joko susilo, Indri, MH (Devisi Hukum), Prof.Dr. Jabat Torik (Devisi Penegakan Etik), dan Humas UMM.

Kedatangan BHE Unilak disambut hangatoleh pimpinan UMM, di pertemuan itu dilakukan beberapa pembahasan diantaranya mengenai kantor hukum, Devisi legal darfting (perancangan hukum), dokumentasi, kontrak drating, pelayanan, amal usaha,etik/aduan, aset dan perizinan.

"Intinya pihak UMM sangat senang di kunjungi BHE Unilak. Dan di UMM cara penyelesaian masalah persoalan hukum di selesaikan nya di masing-masing unit. Misalnya jika di lingkup mahasiswa di selesaikan oleh Wakil Rektor III. Lingkup pegawai dan dosen di bawah wakil rektor I dan II," kata Tatang Jumat 23 Agustus 2019.

Yang menarik di UMM, lanjut Tatang, cara untuk mengurangi pelanggaran etik dilakukan pengajian oleh mahasiswa, dosen dan karyawan setiap minggu. Dan untuk bagi mahasiswa pada saat menjadi mahasiswa menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan kejahatan narkoba, asusila, perkelahian, dan kerusuhan menghancurkan. Akan tetapi legal standing dalam penyelesaian tetap di biro hukum UMM.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa dalam penegakan etik ini sangat di perlukan, mengingat dalam penegakan hukum juga terdapat penegakan etik. Etik juga sebagai barometer orang yang berbudaya karena etik juga merupakan norma-norma yang harus di taati oleh setiap orang dalam melakukan interaksi kehidupan sehingga diharapkan dengan selalu menggunakan etika kita terhindar dari permasalahan hukum.

Tatang juga menyampaikan bahwa etika pada dasarnya di setiap tempat itu sama namun sedikit berwarna ketika beberapa kultur di suatu tempat ikut juga mempengaruhi etika seseorang, kadang cara penyampaian di suatu tempat masih wajar namun di suatu tempat lain belum bisa di terima,

"Kesimpulan dari studi banding ke UMM untuk meningkatkan kinerja BHE dan berbagi pengalaman, diharapkan dengan penegakan etik yg lebih baik di Unilak kedepan menjadi universitas Unggul 2030,"tutup Tatang. (rls)

Berita terkini

56 Mahasiswa UIR Ikuti Seleksi ON MIPA 2019

Sabtu, 02 Maret 2019 - 15:55:04 WIB

Unri Komitmen dalam Wujudkan Pelayanan Lebih Baik

Jumat, 01 Maret 2019 - 18:28:14 WIB

Tahun ini 74 Dosen UIR Raih Hibah Dikti

Jumat, 01 Maret 2019 - 05:35:06 WIB

Tempo Dua Hari, Unilak MoU dengan 2 Lembaga Profesi

Kamis, 28 Februari 2019 - 12:45:04 WIB

UIN Suska Riau Lepas 757 Wisudwan

Rabu, 27 Februari 2019 - 16:20:38 WIB

Ini Pesan Rektor Untuk Wisudwan Unri

Rabu, 27 Februari 2019 - 15:30:10 WIB

Fakultas Hukum Unilak MoA dengan KPPU Republik Indonesia

Selasa, 26 Februari 2019 - 14:40:03 WIB

Besok Gladi Resik, Seluruh Wisudwan Unri Diharapkan Hadir

Senin, 25 Februari 2019 - 18:05:45 WIB

Cegah Perilaku Tidak Baik Sejak Anak Usia Dini

Senin, 25 Februari 2019 - 13:10:42 WIB

Komitmen Sebagai Landasan Peningkatan Reputasi Universitas

Jumat, 22 Februari 2019 - 07:45:26 WIB

Unri Bekali Lulusan dengan Sertifikat Kompetensi

Kamis, 21 Februari 2019 - 14:55:03 WIB

Unri Lakukan Arah Strategi Kebijakan dan Program Kerja 2020

Rabu, 20 Februari 2019 - 19:40:16 WIB

Unri Gelar Musrenbang Penganggaran Tahun 2020

Rabu, 20 Februari 2019 - 16:10:10 WIB

Terkait PMMB, Unri Jalin Kerjasama dengan PT Jasa Raharja

Selasa, 19 Februari 2019 - 13:15:23 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+