Kamis, 25 Juli 2019 - 14:19:37 WIB

Dosen Diminta Aktif Meneliti

Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDIKTI wilayah X, Jamurin SH, MH

Riaupunya.com -- Tugas dan tantangan Perguruan Tinggi di era revolusi industri 4.0 sangat berat terutama dalam peningkatan mutu. Dan, salah satu faktor penentu membaiknya mutu ada pada dosen atau staf pengajar.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah X Jamurin SH, MH, dihadapan civitas akademika, wisudawan, dan orang tua Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Riau, Kamis 25 Juli 2019, di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Salah stunya bagaimana dosen-dosen di Perguruan Tinggi untuk sering melakukan penelitian, karena itu sangat berkaitan dengan kuliatas seorang Dosen.

”Penelitian bagi dosen merupakan sebuah keharusan. Dari penelitian dosen dapat mengembangkan ide dan gagasannya. Lalu menuliskannya ke dalam jurnal berakreditasi supaya ide dan gagasan tersebut dikenal secara luas oleh masyarakat,” ucap Jamurin.

Jamurin mengatakan, masih banyak dosen yang belum memahami bagaimana teknik mengajar yang baik. ”Ini merupakan tugas berat yang harus kita pikirkan secara bersama-sama, tidak saja oleh LLDIKTI melainkan juga organisasi tempat berwadahnya perguruan tinggi swasta,” katanya.

Disamping kualitas Dosen, Jumarin juga menyebut eksis tidaknya sebuah perguruan tinggi juga tergantung kepada kepemimpinan dan manajemen dari perguruan tinggi itu sendiri. Kepemimpinan perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kompetensi pemimpinnya.

Kepemimpinan pada suatu perguruan tinggi dapat saja berbeda antara satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lain. Namun, standar penyelenggaraan pendidikan tinggi tetap mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yang ditetapkan Kemenristekdikti.

"Perguruan tinggi yang sehat adalah perguruan tinggi yang bebas dari konflik, legalitas badan penyelenggara harus jelas. Berdasarkan data di LLDIKTI Wilayah X masih ada ditemukan akta badan penyelenggara PTS yang tidak sesuai dengan akta awalnya, sehingga tidak jarang menimbulkan masalah," tukasnya.

Kepada wisudawan, Jumarin berpesan ketika hendak mencari pekerjaan, untuk mengubah pandangan hanya menjadi Pegawai Negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih bagi alumni Stifar yang tentunya telah dibekali sof skill untuk mandiri.

"Saudara bisa bekerja di Apotek, Rmah Sakit dan lainnya. Yang terpenting itu jangan selalu berpikuir ingin menjadi pegawai negeri, ini juga kepada para orang tua yang hadir saat ini, saya ingatkan jangan selalu berpandangan kalau anak-anak kita sudah selsai kuliah harus jadi pegawai negeri, mari kita rubah pemahaman seperti itu," pungkasnya. (lan)

Berita terkini

4 Mahasiswa Asal Thailand

1.375 Mahasiswa UIR Diwisuda Besok

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Lulus Sertifikasi Dosen, 11 Dosen Unilak Terima Sertifikat

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Unilak Gelar Seminar Keuangan dan Perbankan

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

FAI UIR Pelopori Islamic Entrepreneurship and Business Centre

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Terima Kunjungan KPPU Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI : Mahasiswa Jangan Takut Melapor Mal administrasi

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIN Suska : Jadikan Buku Teman Sejati

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB
LLDIKTI EA 2018

217 Peserta Bersaing Rebut 101 Juta Rupiah

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Kinerja BLU Dorong Value for Money Sumber Daya Pembangunan

Rabu, 19 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+