Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:00:55 WIB

Di Taiwan

Luar Biasa, Dosen Unilak Raih Penghargaan Internasional

Muhammad Rasyid Abdillah, bersama penghargaan yang diterimanya

Riaupunya.com -- Seorang dosen Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang sedang menempuh pendidikan S3 di Taiwan, Muhammad Rasyid Abdillah mendapatkan penghargaan “The Phi Tau Phi Scholastic Honor Society of the Republic of China.”

Rasyid yang dihubungi Sabtu 15 Juni 2019 via telepon merupakan kandidat “Doctor of Philosophy” (PhD) di bidang Manajemen pada College of Management, Da-Yeh University, Taiwan, Republic of China.

Sebagai informasi The Phi Tau Phi Scholastic Honor Society of the Republic of China didirikan oleh seorang Profesor Amerika Joseph H. Ehlers di Peiyang University, China pada tahun 1921. “Phi Tau Phi” adalah singkatan dari “Philosophy, Technology, and Physiology” yang secara kolektif mewakili semua disiplin ilmu dengan logika dan semangat kinerja.

Tujuan dari komunitas ini adalah, untuk mendorong penelitian, kedua menghargai prestasi skolastik, dan ketiga untuk membentuk ikatan keanggotaan intelektual dan professional.

Keanggotaan pada “Phi Tau Phi” itu sendiri adalah sebuah tingkat penghargaan tinggi yang dicapai oleh para mahasiswa bachelor (S1), master (S2), dan PhD (S3) yang sedang dan atau akan menyelesaikan studi di Taiwan.

Seluruh universitas-universitas di Taiwan dapat merekomendasikan 1% dari total mahasiswa bachelor (S1), 3% dari total mahasiswa master (S2), dan 10% dari total mahasiswa PhD (S3) yang akan menyelesaikan studi untuk mendapatkan “The Phi Tau Phi Scholastic Honor Society” dengan syarat memiliki “academic performance” dan “moral conduct” yang “excellent.”

Dijelaskan, ia direkomendasikan oleh pihak Da-Yeh University, Taiwan untuk mendapatkan penghargaan tersebut setelah pihak universitas melakukan evaluasi terhadap kinerja akademik beliau selama melaksanakan studi Doktoral di kampus tersebut.

Selain memiliki nilai rata-rata yang tinggi pada setiap mata kuliah yang diambil, selama melaksanakan studi hingga saat ini, ia telah menghasilkan 3 Artikel yang telah publikasi pada Jurnal Internasional dan 6 Paper yang sudah dan akan dipersentasikan pada International dan National Conference di Taiwan, Indonesia, dan Singapura.

Jadi sebuah kebanggaan bagi Universitas Lancang Kuning ketika salah satu dosennya yang sedang melanjutkan studi di Tawian mendapatkan penghargaan tersebut.

"Penghargaan ini saya terima tanggal 11 Juni lalu, bagi saya, penghargaan ini sangat bermanfaat, menjadi anggota dalam sebuah komunitas mendapatkan perkembangan keilmuan, dan mendapatkan prioritas mengajukan beasiswa ke pemerintah Taiwan apabila melanjutkan Study, serta pengajuan dana dan anggaran ke pemerintah Taiwan yang bersifat pengembangan keilmuan seperti riset, pertemuan tahunan ilmiah para Ilmuan dan lain lain " ujar Rashid. (rls/yok)

Berita terkini

Joint Summer Program Unri dan Kobe University di Bengkalis

Senin, 20 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Unri Lakukan hal ini

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Dosen UIR Diundang Upacara 17 Agustus di LLDIKTI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Cara Unilak Hadapi Revolusi Industri 4.0

Selasa, 14 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

50 Mahasiswa Unilak di Latih Kewirausahaan

Senin, 13 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

130 Peneliti Di Unilak Ikuti Sosialisasi Insinas dan PPTI

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

KAPSIPI Tunjuk UIR Sebagai Tuan Rumah Pertemuan Nasional

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Hadiri Harmoni Indonesia 2018 di Pekanbaru

Minggu, 05 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

UIR dan IPB Sepakat Jalin Kerjasama

Jumat, 03 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Syamsuar: Saya Bangga Dengan Unilak

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Syamsuar: Saya Bangga Dengan Unilak

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Buka Pelatihan Blended Learning

Selasa, 24 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+