Sabtu, 04 Mei 2019 - 05:58:28 WIB

Di Dua Tempat

Fakultas Ilmu Administrasi Unilak Gelar Seminar Nasional Tentang Adat dan Desa

Riaupunya.com -- Fakuktas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar seminar Nasional Tentang Adat dan Pembangunan Desa.

Kegiatan ini yang dilaksanakan Rabu hingga Jumat 1 hingga 3 Mei 2019 ini diadakan di dua tempat berbeda, seminar diadakan di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan Lokakarya diadakan di Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.

Seminar menghadirkan narasumber ahli budaya minang kabau dari ISI Padang Panjang yaitu Bapak Zulkifli, SHum., MHum, ahli perencanaan pembangunan Desa dari Unilak yaitu bapak Aguswan, S.Sos.,MSi dan sebagai moderator Bunga Chintia Utami, S.IP., ME.

Sedangkan Lokakarya diadakan di Balai Adat Nagari Paninjaun dengan Narasumber Wali Nagari I C Dt. Batuah Nan Kuniang dan dihadiri oleh seluruh aparat nagari.

Kordinator Pendamping , Bunga Chintia Utami, S.IP. ME menjelaskan bahwa kegiatan ini diawali dari sebuah harapan untuk mensinergikan konsep dan teori dengan kondisi dan praktek lapangan terkait sistem administrasi negara khususnya pemerintah desa/nagari.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 mahasiswa dari Unilak dan ISI Padang Panjang dan didampingi oleh 4 dosen yaitu saya sendiri, Aguswan S. Sos., M.Si, Dra. Nurpeni, M.Si, dan Pebriana Marlinda, S.Sos., M.AP.

Rektor Unilak Dr.Hj.Hasnati yang diwakili oleh Kepala Bidang Kerjasama, Ir. Masnur Putra Halilintar, ST.,MT mengatakan bahwa kegiatan seperti ini perlu dilakukan untuk menguatkan kerjasama antara stakeholder dalam pembangunan, menghubungkan antar pihak serta mengaplikasikan keilmuan di masyarakat.

"Oleh karena itu perlu , dipayungi dengan MOu dan MOa antar lembaga," ujarnya.

Narasumber mengatakan bahwa dalam Pembangunan ada 1 poin penting yang diperhatikan.

"Pembangunan desa/ nagari perlu menekankan pada pembangunan partisipatif. Pembangunan partisipatif mendorong masyarakat untuk bergerak, maka akademisi dan pemerintahan lah sebagai pendorongnya,"

Sementara, Wakil Rektor 2 ISI Padang Panjang, Purwo, Prihatin S.Sn., M.Hum menambahkan bahwa "kegiatan ini sangat bagus untuk dilakukan bersama antar perguruantinggi, Olehkarena itu, harapan kami masih ada kegiatan selanjutnya yang bisa kita rancang bersama untuk akademisi maupun pembangunan masyarakat."

Seminar nasional ini berlangsung sangat antusias berbagai pertanyaan dari mahasiswa tentang peran adat dalam pembangunan yang dijawab dengan lugas dan jelas oleh para narasumber. (rls/yok)

Berita terkini

UIR Raih 1 Silver 2 Bronze di i-IDeA 2018

Kamis, 26 April 2018 - 00:00:00 WIB

30 Mahasiswa Akuntansi UIR Studi Banding ke UNP

Rabu, 25 April 2018 - 00:00:00 WIB

Unri dan BPTP Jalin Kerjasama

Rabu, 25 April 2018 - 00:00:00 WIB

Unri Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris ASN

Rabu, 25 April 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unri Berbagi Kiat Sukses Mengikuti SBMPTN 2018

Selasa, 24 April 2018 - 00:00:00 WIB

47 Siswa SMAN 5 Pekanbaru Lulus SNMPTN

Kamis, 19 April 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Manfaat Akreditasi Institusi bagi Perguruan Tinggi

Kamis, 19 April 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Tantangan yang Diberikan Tim Wantiknas Untuk Unri

Kamis, 19 April 2018 - 00:00:00 WIB

974 Mahasiswa UIR akan Diwisuda

Rabu, 18 April 2018 - 00:00:00 WIB

PPDB SMA dan SMK di Riau akan Diberlakukan Sistem Zonasi

Selasa, 17 April 2018 - 00:00:00 WIB
Teken MoU Bidang Pendidikan

Bupati Sukiman Puji UIR

Selasa, 17 April 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+